Home / Daerah / IDI Dan PPNI Lingga Menyelenggarakan Workshop Penangani Terkini Pasien Skizofrenia

IDI Dan PPNI Lingga Menyelenggarakan Workshop Penangani Terkini Pasien Skizofrenia

Ikatan Dokter Indonesia cabang Lingga dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia cabang Lingga mempersembahkan Workshop Penanganan Terkini Pasien Skizofrenia pada hari senin dan selasa, tanggal 10-11 April 2017.

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Lingga – Diketahui bahwa saat ini di Kabupaten Lingga, ada sedikitnya ada 115 orang penderita sakit jiwa. Diperkirakan, jumlah penderita sakit jiwa tersebut akan terus bertambah disetiap tahunnya. Tingginya angka ini diketahui setelah Ikatan Dokter Indonesia ( IDI ) Dan Persatuan Perawat Nasional Indonedia ( PPNI ) Kabupaten Lingga mengadakan Workshop yang bertema Workshop Penangani Terkini Pasien Skizofrenia, Workshop tersebut diadakan selama dua hari mulai dari hari senin hingga selasa (10-11/4/2017) di Gedung Nasional Dabosingkep Kabupaten Lingga.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian dan Keluarga Berencana Kabupaten Lingga, dr. Muhammad Syamsurizal mengatakan, kegiatan ini sangat penting untuk digelar di Lingga. Hal ini mengingat data dari Dinas KPKB Lingga ada kurang lebih 115 orang pasien penderita kelainan jiwa yang harus menjadi perhatian pemerintah, khususnya tenaga kesehatan. Panitia penyelenggara kegiatan workshop mengatakan bahwa kegiatan ini sendiri dilatarbelakangi oleh tingkat kejadian gangguan jiwa di Kabupaten Lingga yang cukup tinggi. Untuk di wilayah dabosingkep saja sedikitnya ada 54 orang penderita sakit jiwa. Selebihnya terdapat diwilayah Kabupaten Lingga lainnya.

Menurut dr Indra, selama ini paradikma orang gila dianggap berbeda dengan manusia lainnya, selalu mendapatkan perlakuan yang tidak layak. Ia mencontohkannya. seperti yang masih usia sekolah dikeluarkan dari sekolah, yang bekeluarga di ceraikan, atau malah di pasung dan yang masih bekerja diberhentikan dari pekerjaannya. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk lebih mengenalkan kepada dunia kesehatan apa itu Skizofrenia, dan nantinya bagi mereka yang telah mengetahuinya akan dapat menditeksi secara dini kejadian- kejadian yang mengindikasikan Skizofrenia diwilayah kerjanya masing-masing agar pasien dapat segera disembuhkan dengan melakukan terapi tepat.

Baca Juga  Pemkab Lingga Data Ulang LSM dan Ormas

Ada dua jenis kesembuhan bagi penderita, yakni pertama, kesembuhan melalui penyembuhan medis dan menyembuhan sosial, jika penyembuhannya melalui medis maka penderita benar-benar sembuh. Jika penyembuhan sosial si penderita tidak lagi menganggu masyarakatnya dan si penderita sudah dapat mengurus dirinya sendiri. Dan untuk pengobatan penderita saat ini sudah ada pengobatan terapi baru, dulunya pasien di berikan obat setiap harinya, untuk sekarang cukup hanya sekali dalam sebulan melalui suntik.

Dalam Workshop Penangani Terkini Pasien Skizofrenia ini, hadir sebagai nara sumber Mayor Wahyudi yang merupakan pakar kesehatan jiwa dari Rumah Sakit Umum Pusat Angkatan Udara. (pemkablingga-fb/editor:sw)

About Sri Wahyudi

Freelancer, Jurnalis, Editor dan Grafis Designer di Hang Tuah News dan Hang Tuah Pos.

Lihat Juga

TK Hang Tuah Dabo Singkep Melaksanakan Ikrar Anti Narkoba, HIV dan Pornografi

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Dabo Singkep – Pencegahan Narkoba sejak usia dini menjadi program prioritas Yayasan Hangtuah Dabosingkep, salah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *