Home / Daerah / Batam / Warga Kecamatan Belakangpadang Menerima Sertifikat Tanah Gratis
Wako Batam, HM. Rudi didampingi Wawako, Amsakar Achmad, menyerahkan sertifikat di Belakang Padang.

Warga Kecamatan Belakangpadang Menerima Sertifikat Tanah Gratis

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Sebanyak 67 warga Kecamatan Belakangpadang menerima sertifikat tanah. Sertifikat ini mereka dapatkan secara gratis melalui program daerah (proda) Pemerintah Kota Batam. Sertifikat yang diserahkan merupakan hasil kegiatan tahun 2017. Selain Belakangpadang, sebanyak 33 warga Kecamatan Bulang dan Galang juga mendapatkan proda ini.

Sebagaimana disampaikan Kepala Badan Pertanahan Daerah Kota Batam, Aspawi di Belakang Padang, total ada 100 persil yang diterbitkan sertifikat tanahnya melalui proda.

”Ini yang pemerintah daerah laksanakan, di luar prona (program nasional) yang dari BPN,” katanya.

Pemko Batam juga menganggarkan Proda untuk tahun 2018 ini. Dimana, proda tetap dianggarkan Pemko Batam. Adapun jumlahnya meningkat dua kali lipat menjadi 200 unit. Dimana Wako Batam, menghimbau agar masyarakat untuk memanfaatkan program tersebut. Baik yang program yang dilaksanakan pemerintah pusat maupun daerah.

”Tahun ini target kita 48 ribu (prona). Momentum ini diambil, manfaatkan . Sertifikat gratis dari Presiden. BPHTB saya beri gratis untuk yang tidak mampu,” ujarnya.

Kepada lurah, Rudi perintahkan untuk segera turun ke masyarakat. Sosialisasikan dan bantu masyarakatnya untuk dapatkan sertifikat tanah gratis ini. ”Lurah, segera urus. Datangi warga, bantu siapkan berkasnya,” kata dia.

Sebelumnya, sebanyak 1.520 kepala keluarga menerima sertifikat tanah, Januari 2018, yang diserahkan Rudi. Pembagian sertifikat untuk warga di 17 kelurahan ini diadakan di Top 100 Tembesi. Pada kesempatan itu, warga diminta untuk tidak khawatir terkait UWT terutang ini. Karena pemerintah daerah bersama BPN Batam terus berjuang agar UWT ini dihapuskan, khususnya untuk pemukiman.

”Batam khusus untuk pemukiman kita berusaha agar tidak dipungut UWT,” tegasnya.

Saat itu, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Batam, Asnaedi mengatakan ini merupakan kali keempat pembagian sertifikat di Batam. Pertama saat ada Menteri Agraria dan Tata Ruang dibagikan 3.000 sertifikat. Kemudian oleh Walikota Batam dibagikan 500, 1.500, dan 1.520 sertifikat.

”Sekarang belum sampai 50 persen dibagikan. Harus bertahap karena banyak sekali. Tahun lalu kita terbitkan 20.000-an sertifikat,” kata Asnaedi.

Tahun 2017 Batam mendapat kuota sertifikat tanah gratis sebanyak 20.712 sertifikat. Dan BPN Batam telah menerbitkan 20.901 sertifikat atau 101 persen dari target. Sedangkan tahun 2018 BPN Batam ditargetkan 47.000 sertifikat. Asnaedi menjelaskan, jika target ini terpenuhi maka seluruh kavling siap bangun (KSB) di Batam sudah bersertifikat.

”KSB di Batam sekitar 68.000. Tahun lalu kita terbitkan untuk 21.000, tahun ini 47.000. Harusnya terpenuhi. Tergantung peran aktif masyarakat,” ujarnya. (mar-tp)

About Sri Wahyudi

Freelancer, Jurnalis, Editor dan Grafis Designer di Hang Tuah News dan Hang Tuah Pos.

Lihat Juga

BPJS Ketenagakerjaan Job Fair Diikuti 30 Perusahaan Peserta

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menggelar Job Fair atau Bursa Kerja di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *