Home / Internasional / United Airlines Digugat, Terkait Penyeretan Paksa Penumpang
Dr David Dao, penumpang yang diseret dari kursinya di pesawat United Airlines oleh aparat keamanan maskapai kini mengajukan gugatan.

United Airlines Digugat, Terkait Penyeretan Paksa Penumpang

HANGTUAHNEWS.CO.ID – Dr David Dao, penumpang yang diseret dari tempat duduknya di pesawat United Airlines oleh aparat keamanan maskapai kini mengajukan gugatan hukum. Gugatan diajukan melalui pengacara di New York bernama Paul Callan.

Insiden di Bandara Internasional O’Hare, Chicago, Amerika Serikat (AS) itu telah menuai kecaman hebat dari publik melalui media sosial. Tindakan aparat maskapai dianggap kejam terhadap penumpang bertiket yang menolak permintaan turun karena kondisi pesawat dinyatakan overbooked.

Pengacara Dao mengajukan permintaan darurat kepada pengadilan negara bagian Illinois untuk memerintahkan meminta operator setempat agar mengamankan rekaman video, rekaman suara kokpit, daftar kru dan penumpang dan bukti lain terkait insiden itu.

Departemen Penerbangan Chicago mengatakan bahwa dua aparat keamanan yang terlibat dalam pengusiran paksa Dao pada 9 April lalu telah diskors. Dao diseret dari tempat duduknya di pesawat United Airlines yang hendak menuju Louisville, Kentucky.

Sang pengacara, Paul Callan, mengatakan kemarahan publik atas perlakuan terhadap kliennya akan mendorong maskapai untuk melakukan penyelesaian masalah ini secara cepat.

”Karena United memiliki seperti masalah terkait PR (public relation), hal ini memiliki nilai yang jauh lebih besar dari kasus seperti biasanya,” katanya, seperti dilansir Reuters, Kamis (13/4/2017).

CEO United Airlines Oscar Munoz pada hari Rabu telah meminta maaf kepada Dao, keluarganya dan semua pelanggan di pesawat saat insiden terjadi. Dalam sebuah wawancara dengan ABC News, dia berjanji bahwa perusahaannya tidak akan lagi menggunakan aparat penegak hukum untuk menurunkan penumpang dari penerbangan yang overbooked.

”Ini tidak akan, tidak akan pernah terjadi lagi,” kata Munoz. Bos maskapai AS itu telah berada di bawah tekanan publik akibat video perlakukan aparat keamanan maskapai terhadap Dao. Publik bahkan menyerukan agar United Airlines diboikot.

Dalam cuplikan video, Dao diseret paksa para aparat keamanan maskapai dengan kondisi acak-acakan dan mengalami pendarahan di mulut. Dia tetap menolak diturunkan karena merasa jadi penumpang yang sah.”Bunuh saja aku, bunuh aku,” teriak Dao saat insiden terjadi.

Penumpang itu telah dibawa ke rumah sakit. Namun, pengacaranya menyatakan dia sudah pulih dari cedera. (sn)

About admin

Lihat Juga

Jokowi Undang Paus Fransiskus ke Indonesia

HANGTUAHNEWS.CO.ID, – Presiden Joko Widodo mengundang Pemimpin Takhta Suci Vatikan, Paus Fransiskus, untuk berkunjung ke Indonesia. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *