Home / Politik / Tumbur Sihaloho Protes Lantaran Sejumlah Kegiatan Diusulkan Atas Namanya
Tumbur M Sihaloho

Tumbur Sihaloho Protes Lantaran Sejumlah Kegiatan Diusulkan Atas Namanya

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Anggota DPRD Kota Batam dari Fraksi PDI Perjuangan, Tumbur M Sihaloho melakukan interupsi, beberapa saat sebelum Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Kota Batam 2017 disahkan, dalam rapat paripurna DPRD Kota Batam, Rabu (11/1/2016) sore. Itu dikarenakan ada beberapa program kegiatan yang tidak diusulkan Tumbur, namun mencatut nama dia. Tumbur merasa hal itu perlu diluruskan.

“Saya mau menanyakan beberapa hal menyangkut usulan DPRD Kota Batam. Karena ini aspirasi masyarakat lewat reses yang dituangkan dalam RKPD. Usulan program peningkatan jalan 2.700 meter dan menelan anggaran Rp8,7 miliar itu bukan usulan saya. Saya juga menanyakan sumber dananya. Jika program DAK, saya kira tak perlu masuk di usulan saya,” kata Tumbur.

Selain soal peningkatan jalan, Tumbur juga menyinggung soal pengadaan mesin pompong di Pulau Kasu untuk 2017 ini. Menurut dia, kurang pas jika usulan itu mencatut nama dia. Sementara Tumbur sendiri bukan berasal dari daerah pemilihan Pulau Kasu.

“Saya minta ini dikoreksi Karena Kasu bukan dapil saya,” ujar dia.

Menjawab pertanyaan itu, Wakil Ketua I DPRD Kota Batam, Zainal Abidin mengatakan saat pembahasan dalam rapat di komisi terkait sudah diklarifikasi, jika kedua usulan itu bukan berasal dari Tumbur.

“Program infrastruktur yang disampaikan tadi dalam rapat sudah dibahas. Pada waktu itu, jalan itu dibuat atas nama Pak Tumbur. Sudah diklarifikasi itu bukan usulan Pak Tumbur. Kita sudah sepakat bukan usulan Pak Tumbur. Anggaran sudah dibahas di komisi terkait. Silahkan koordinasi di Komisi III dengan Fraksi PDIP,” kata Zainal.

Begitupun dengan pengadaan mesin pompong. Zainal mengatakan, begitu usulan itu tak diakui oleh si pengusul, dengan sendirinya nama itu tidak ada lagi. “Secara teknis silahkan bahas setelah RAPBD ini masuk di komisi masing-masing,” kata dia.

Jalannya rapat paripurna dengan agenda penandatanganan nota kesepakatan antara pimpinan DPRD dan Wali Kota Batam terhadap Rancangan KUA/PPAS APBD Kota Batam 2017, sempat terlambat. Dari rencana awal rapat akan dimulai pukul 16.30 WIB, namun baru dimulai pukul 17.21 WIB. Dari 50 anggota dewan, dihadiri 37 anggota dewan. Rapat paripurna itu dipimpin Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto dan dihadiri Wali Kota Batam, Rudi. (*)

About admin

Lihat Juga

Bawaslu Tanjungpinang Mengamankan Empat Alat Peraga Kampanye

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Tanjungpinang – Badan Pengawas Pemilu Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, mengamankan empat alat peraga kampanye yang dipasang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *