Home / EkBis / Tahun 2018 Pemprov Kepri Mentargetkan 300 PAUD Diakreditasi

Tahun 2018 Pemprov Kepri Mentargetkan 300 PAUD Diakreditasi

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Tanjungpinang – Tahun 2018 ini Badan Akreditasi PAUD dan Pendidikan Non Formal (PNF) Provinsi Kepri diberi target untuk mengakreditasi 300 lembaga PAUD dan PNF.

Tahun 2017 lembaga ini dimanahkan untuk kembali mengakreditasi 150 lembaga satuan PAUD dan PNF di Provinsi Kepri. Dengan kerja keras, lembaga ini mampu menyelesaikan target tersebut. Kepala Badan Akreditasi PAUD dan PNF Provinsi Kepri Nusariadi, SP menceritakan bahwa badan yang dipimpinnya ini awalnya terbentuk pada 2016 dan di-SK-kan oleh Gubernur Kepri.

Tahun 2016 mereka diamanahkan oleh Badan Akreditasi Nasional melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI untuk mengakreditasi 150 lembaga di Provinsi Kepri namun dengan waktu yang sangat singkat yang diberikan, maka hanya 109 lembaga yang bisa diakreditasi pada tahun ini. Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah mengatakan bahwa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) perlu dimaksimalkan dan didukung oleh semua pihak. Hal ini agar tercipta generasi yang berkarakter, generasi yang cerdas serta generasi yang handal.

Badan Akreditasi PAUD dan BNF (PNF) Provinsi Kepri harus menjamin mutu setiap lembaga pendidikan PAUD dan PNF di Kepri agar menghasilkan generasi yang berkualitas. Pemerintah dan Bank Riau Kepri (BRK) akan selalu bersinergi dan bekerjasama dalam mendukung setiap Badan Akreditasi agar menjamin mutu pendidikan di Provinsi Kepri.

Hal ini disampaikan Arif saat memberikan sambutan pada acara serah terima program kemitraan dari BRK kepada Pemprov Kepri berupa satu unit mobil operasional untuk Badan Akreditasi PAUD dan PNF di Kantor Badan Badan Akreditasi PAUD dan PNF, Batu X, Tanjungpinang, Kamis (15/3) lalu.

Hadir Direktur Operasional BRK Deni Muliana Akbar, Komisaris BRK Taufiqurahman, Pimpinan Cabang Bank Riau Kota Tanjungpinang, Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Drs. Damsiri, M.Pd, pimpinan lembaga PAUD Kecamatan Tanjungpinang Timur. Sekda berterimakasih terhadap komitmen dari BRK karena ikut membantu dan memperhatikan perkembangan PAUD di Provinsi Kepri.

Anak-anak, menurut Arif perlu dididik dari awal baik dari etika, perilaku, sopan santun. Apalagi letak geografis Kepri berbatasan langsung dengan negara tetangga sehingga banyak pengaruh dan ancaman yang perlu campur tangan bersama untuk mengatasainya.

”Terimakasih kepada Bank Riau Kepri, tenaga pendidik PAUD dan Badan Akreditasi PAUD dan PNF atas komitmennya untuk ikut serta menciptakan generasi muda yang berkualitas,” kata Arif.

Direktur Operasional BRK Deni Muliana Akbar mengatakan, penyerahan bantuan mobil operasional yang merupakan dana kemitraan atau di pusat biasa disebut dengan dana Corporate Social Responsibility (CSR). Ini merupakan wujud partisipasi dan peran serta BRK dalam mensukseskan pembangunan di daerah. Menurutnya jika bank di daerah maju dan berkembang maka salah satu efek baiknya adalah membesarnya dana CSR. ”Mohon dukungan dan kerja sama semua pihak agar bersama-sama kita majukan bank daerah sehingga kami juga lebih besar lagi berkontribusi untuk pembangunan daerah,” ujarnya. (**mar-tpp)

 

About Sri Wahyudi

Freelancer, Jurnalis, Editor dan Grafis Designer di Hang Tuah News dan Hang Tuah Pos.

Lihat Juga

Diprediksi 14 Ribu Siswa SMP Se-Kepri Mendaftar ke SMA

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Tanjung Pinang – Tahun ajaran baru 2018-2019 mendatang, diprediksikan akan ada 14 ribu pelajar Sekolah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *