Home / EkBis / SMOE Bangun Welding Centre Bertaraf Internasional Pertama di Indonesia
Acara peresmian Welding Centre di PT SMOE Indonesia, Kabil, Batam.

SMOE Bangun Welding Centre Bertaraf Internasional Pertama di Indonesia

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – PT SMOE Indonesia, yang terletak di kawasan Industri Kabil, Batam, Kepulauan Riau membangun pusat pelatihan pengelasan bertaraf international (welding centre). Ini merupakan pusat pelatihan yang pertama di Indonesia.

Pembangunan welding centre ini untuk meningkatkan kompetensi pekerja khususnya di bidang pengelasan dengan standar international.

Komisaris Utama PT. SMOE Indonesia, Hoo Nee Sin mengatakan, keberadaan pusat pelatihan pengelasan tersebut merupakan satu diantara sekian fasilitas baru yang dibangun oleh pihaknya setelah pusdiklat industri migas.

Kata dia, pembangunan pusat pengelasan tersebut guna mendukung semua project PT SMOE yang berpusat di Singapura dapat dilaksanakan di Batam. Sehingga, memberikan nilai tambah bagi tenaga kerja untuk produktifitas industri migas.

“Kami telah memulai untuk bekerjasama dengan institusi lokal dan perguruan tinggi, dengan tujuan untuk pengembangan pelatihan kemampuan dan wawasan bagi para tenaga kerja khususnya pada lingkungan industri bidang migas,” kata Hoo Nee Sin saat peresmian pusat pelatihan tersebut, Selasa (4/4/2017).

Hoo Nee Sin meyakini bahwa pihaknya telah banyak mencapai keberhasilan dalam meningkatkan sektor migas untuk Indonesia, dengan memiliki tenaga kerja lokal yang terampil dan senantiasa menjalin kerjasama dengan perusahaan-perusahaan berpengalaman seperti Gajah Baru Field dan Chevron dalam industri platform migas berskala international.

Selain itu, kata dia, letak Batam yang berdekatan dengan negara Singapura menjadi peluang dan potensi besar dalam bisnis industri. Untuk itu Hoo Nee Sin mengajak dan membuka diri baik kepada perusahaan lokal, sub kontraktor, dan mitra dari negara Norwegia, Denmark, dan Skotlandia untuk dapat berinvestasi dan senantiasa bermitra dengan pihaknya.

Wakil Kepala BP Batam, Agus Tjahajana menyambut baik pembangunan pusat pelatihan pengelasan pertama di Indonesia tersebut.

“Fasilitas ini akan bisa melatih para pekerja di Indonesia dan kemudian mendapatkan sertifikasi seperti yang diinginkan. Sehingga pelanggan (investor) mendapat kepuasan dan memang itu adalah persyaratan dari pada sebuah proyek,” kata Agus didampingi Deputi Pelayanan Umum, Gusmardi Bustami.

Selain BP Batam, apresiasi juga datang dari Menteri Kelautan dan Perikanan RI periode 2009-2011, Fadel Muhammad yang juga selaku pemilik saham PT SMOE Indonesia.

“Terimakasih kepada Mr Hoo Nee Sin, beliau tidak hanya membawa proyek masuk ke sini, namun juga membawa nama Indonesia ke dunia internasional,” ujarnya disambut riuh peserta yang hadir.

“Saya menceritakan Batam kepada Menteri ESDM dan dia sangat terkejut dan tidak dapat membayangkan bahwa Batam memiliki fasilitas yang begitu lengkap bertaraf international,” ujar Fadel menambahkan.

Fadel menuturkan, modal terbesar bagi perusahaan untuk terus berkembang di masa yang akan datang adalah kepercayaan dan dukungan dari berbagai pihak serta kesiapan tenaga lokal yang terampil.

Ditempat yang sama, Direktur Utama Kawasan Industri terpadu Kabil, Peter Vincen mengatakan, Batam memiliki ketersediaan sarana dan prasarana yang lengkap dapat menghemat pengeluaran devisa.

“Dengan adanya fasilitas yang lengkap kita bisa mengerjakan proyek international di Indonesia sehingga devisa negara bisa kita save, dan dapat menambah portofolio enginer akan semakin bagus,” ujarnya.

Pusat pengelasan yang didirikan PT SMOE dilengkapi fasilitas berstandar internasional seperti habitat welding, auditorium, office room, presentation room, serta dapat menampung 120 orang/peserta.

Turut Hadir dalam peresmian delegasi perusahaan Maersk Oil, Aker BP ASA Norwegia, perusahaan migas dari Denmark dan Skotlandia, pemerintah daerah, dan Pengamanan Obvit Batam. (bn)

About admin

Lihat Juga

Discovering Resources Tertarik Menginvestasikan USD 10 Juta di Kota Batam

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Perusahaan asal Tiongkok Discovering Resources menyatakan minatnya dan akan menanamkan modalnya sebesar USD10 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *