Home / Pendidikan / Sebanyak 130 SMA Sederajat di Kepri Melaksanakan UNBK
130 Sekolah Menengah Atas sederajat di Provinsi Kepulauan Riau siap melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer.

Sebanyak 130 SMA Sederajat di Kepri Melaksanakan UNBK

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Tanjung Pinang – Sebanyak 130 Sekolah Menengah Atas sederajat di Provinsi Kepulauan Riau siap melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer, awal April 2018. Kepala Dinas Pendidikan Kepri, Arifin Nasir melalui sambungan telepon dari Batam, Jumat, menyatakan 130 sekolah itu terdiri dari 48 SMA, 22 MA dan 60 SMK.

“Ada sekolah yang mandiri, ada juga yang menumpang di sekolah lain,” kata Arifin yang saat dihubungi tengah rapat di Natuna.

Di seluruh Kepri, terdapat 248 SMA negeri se-derajat, dan 118 sekolah masih menjalankan Ujian Nasional pinsil-kertas. Ia menjelaskan, di Tanjungpinang, 12 SMA melaksanakan UNBK mandiri, 1 MA UNBK mandiri dan 1 MA menumpang di sekolah lain serta 8 SMK UNBK mandiri dan 1 SMK menumpang.

Di Batam, 22 SMA UNBK mandiri, 2 SMA menumpang, 12 MA UNBK mandiri, 32 SMK mandiri dan 4 SMK melaksanakan UNBK menumpang. Di Bintan, 4 SMA UNBK mandiri, 2 MA UNBK mandidi dan 1 MA menumpang, 3 SMK UNBK mandiri dan 1 menumpang.

Kemudian di Karimun, 3 SMA UNBK mandiri dan 1 SMA menumpang, 1 MA UNBK mandiri dan 4 SMK UNBK mandiri. Di NAtuna, 1 SMA UNBK mandiri, 1 MA UNBK mandiri dan 4 SMK melaksanakan UNBK mandiri.

Lalu di Lingga, 1 SMA UNBK mandiri dan 2 SMK UNBK mandiri. Serta di Kepulauan Anambas 1 SMK melaksanakan UNBK mandiri. Menurut dia, 130 sekolah itu sudah siap melaksanakan UNBK, berdasarkan tiga kali simulasi.

“Sudah siap semua, terakhir seluruh sekolah yang melaksanakan, pada tahap gladi resik atau simulasi ketiga,” kata dia.

Saat simulasi, panitia tidak menemukan kendala berarti. Dinas Pendidikan juga sudah memastikan ketersediaan dan kesiapan jaringan internet di lokasi sekolah.

“Kalau tidak ada jaringannya, tidak bisa kami paksakan, sambil berusaha melengkapi jaringan internetnya,” kata dia.

Pelaksanaan UNBK untuk SMA dilaksanakan pada 2-5 April 2018, dan untuk SMK pada 9-12 April 2018.

“Pemerintah sengaja membuat waktunya berbeda, agar SMK yang belum punya fasilitas komputer bisa menumpang di SMA, begitu juga sebaliknya. Tidak semua sekolah melaksanakan mandiri,” kata dia. (ant)

 

About Sri Wahyudi

Freelancer, Jurnalis, Editor dan Grafis Designer di Hang Tuah News dan Hang Tuah Pos.

Lihat Juga

Meningkatnya Pelaksanaan UNBK SMA di Batam

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Pelaksanaan UN berbasis komputer SMA di Batam sudah mengalami peningkatan daripada tahun lalu. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *