Home / Daerah / Batam / Satu Dekade Pro Team Motor Sport Gelar Tumpek Blek 2017
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menghadiri penutupan Drag Race Bike di Temenggung Abdul Jamal, Minggu (3/12).

Satu Dekade Pro Team Motor Sport Gelar Tumpek Blek 2017

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menghadiri penutupan Drag Race Bike di Temenggung Abdul Jamal, Minggu (3/12). Ketua Pro Team, Angga Pratama dalam sambutannya mengatakan bahwa Pro Team akan memajukan otomotif di Provinsi Kepri. Event ini juga merupakan event yang bergengsi bagi atlit Batam karena mereka bisa ikut ke tingkat nasional maupun internasional.

“Pro Team ini sudah berdiri selama 10 tahun. Terselenggaranya kegiatan ini dalam rangka satu decade Pro Team. Event ini di namakan Tumpek Bleg 2017 Satu Dekade Pro Team Motor Sport,” ujarnya.

Harapannya, kegiatan ini bisa menjadi event tahunan dan mendukung pariwisata di Kota Batam. Event ini diikuti oleh 80 club komunitas di Provinsi Kepri dari Tanjung Pinang, Tanjung Balai Karimun dan Palembang. Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI), Usep RS mengatakan bahwa IMI telah 68 kali menyelenggarakan event. IMI juga telah empat kali mengikuti kejuaraan tingkat nasional. Namun saat ini Batam belum mempunyai sirkuit permanen seperti daerah lain. Pada tahun 2017 ada enam Kejuaraan Nasional, April balap drag race dan drag bike, slalom yang akan diselenggarakan di Temenggung Abdul Jamal, kejuaraan motor cros nasional di Tanjung Pinang, Gokart di Marina, dan time timy di Batam.

“Dari event ini komunitas bisa menyumbang untuk PAD. Jika ini dikelola maka tidak akan ada balap liar seperti di Capung, area bandara dan jalan lain di Kota Batam. Harapan kami semoga Batam memiliki sirkuit untuk balap,” harapnya

IMI juga menyampaikan harapannya agar Pemko Batam memberikan kemudahan kepada klub motor dan mobil yang ada di Kota Batam. Dari event tingkat nasional yang diikuti, IMI Kepri menurutnya berada di urutan ke 18. Wali Kota Batam, Muhammad Rudi dalam sambutannya mengatakan bahwa seharusnya Pemko Batam menyediakan fasilitas sosial bagi masyarakat. Harapannya dalam dua tahun urusan sosial menjadi kewenangan Pemko Batam apabila sudah di transformasi dari Badan Pengusahaan (BP) Batam ke Pemko Batam. Jika sudah diserahkan ke Pemko maka masyarakat tidak perlu lagi sewa.

“Jangan sampai kebut-kebutan di jalan, jalan yang sudah bagus jangan digunakan untuk kebut-kebutan,” sebutnya.(HP)

About Sri Wahyudi

Freelancer, Jurnalis, Editor dan Grafis Designer di Hang Tuah News dan Hang Tuah Pos.

Lihat Juga

Tahun 2018, 70 Persen Even Wisata Batam Berskala Internasional

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Event merupakan salah satu pilar yang tak kalah penting dalam pengembangan pariwisata. Hal …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *