Home / Daerah / Batam / Fauzan Azimaganta Runner Up Gebyar Kihajar Tingkat Propinsi Kepri 2016 Dari SDN 07 Bengkong

Fauzan Azimaganta Runner Up Gebyar Kihajar Tingkat Propinsi Kepri 2016 Dari SDN 07 Bengkong

HANGTUAHNEWS.CO.ID, BATAM  Balai Teknologi dan Komunikasi Pendidikan tingkat Provinsi Kepri untuk ketiga kalinya menggelar Gebyar Kuis Kihajar (Kita harus belajar) tingkat Propinsi untuk tingkat SD hingga SMA selama 2 hari, yaitu kamis (15/9) dan jumat (16/9) lalu yang berlangsung di Golden View hotel Bengkong Laut Batam.

img-20160929-wa0005
Penyerahan simbolis piala dan uang tunai kepada runner up kuis kihajar tingkat SD Prop kepri Fauzan Azimaganta dari kepsek SDN 07 Bengkong surmaningsih

SDN 07 Bengkong mengirimkan 3 peserta di acara tersebut, dan mereka harus melewati babak penyisihan terlebih dulu. “Babak penyisihannya berupa asah pengetahuan, yang bersifat online semua mapel sebanyak 20 soal diujikan di hari kamis. Hari jumatnya adalah babak final, berupa publikasi ilmiah, disana untuk final disuruh memilih salah satu dari 4 kategori, yaitu makanan sehat, cerita rakyat, nilai yang terkandung dalam sebuah lagu daerah, dan permainan tradisional. Dari 3 peserta siswa yang saya ajak, hanya 1 yang lolos ke final, yakni Fauzan Azimaganta dari kelas 5 A,” papar Martina Syafitri, wali kelas 6 yang mendampingi Fauzan saat itu kepada Hangtuah Pos kamis (29/9).

Ditanya kepada Fauzan, si bungsu dari 2 bersaudara kelahiran 25 februari 2006 yang berhasil menyabet Runner up tingkat SD sederajat kuis kihajar tingkat provinsi kepri tersebut dengan peraihan piala serta uang tunai sebesar Rp. 1,5 juta, dengan malu-malu ia mengaku saat babak penyisihan itupun semuanya berlangsung dadakan tanpa persiapan sebelumnya.

“Semua berjalan langsung, online pun dadakan dan langsung, tak ada persiapan, saya lolos final itupun saya pilih kategori permainan tradisional juga dadakan, permainan itupun dipilih karena harus mengejar semalam saja esoknya final, saya tak menyangka bakal menang,” ucap fauzan senang.

Publikasi ilmiah permainan tradisional, Fauzan mempresentasikan permainan anak-anak boy boy an terhadap penyesuaian sikap sosial anak SD. “Permainan ini adalah mengumpulkan batu 7 buah, membentuk piramida, dilempar dengan bola agar mengenai batu, yang kalah harus melempar bola, yang menang mengumpulkan kembali batu, saya pilih mempresentasikan permainan ini supaya disitu mengajarkan kita untuk memiliki perasaan persatuan, kerjasama dan rasa tidak mau menang sendiri, juga saya memilih segmen permainan tradisional tersebut agar permainan tersebut tidak akan punah,” ujar Fauzan. Dan mungkin alasan itulah yang mengena dihati juri sehingga menganugerahi Fauzan menjadi Runner up tahun ini.

Bahkan kata Martina, Jessi, juri yang berasal dari lembaga Pustekkom Jakarta yang menilai Fauzan berharap Fauzan di tahun depan berlaga lagi dan lebih mempersiapkan diri. “Tahun ini Fauzan perdana ikut kuis kihajar, tahun depan saya akan lebih persiapkan dia sebelumnya agar bisa raih juara 1,” kata Martina. “Semoga tahun depan saya bisa lebih baik dan lebih pede,” sahut Fauzan.

Kepsek SDN 07 Bengkong Surmaningsih pun berharap tahun depan meningkat lagi juaranya. “Kalau bisa juara 1,” pungkasnya. (dian)

About Dian Ratnawati

Lihat Juga

Tujuh Kaligrafi Batam Lolos ke Final MTQ VII Kepri 2018

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Seluruh kaligrafi dari kafilah Kota Batam yang berjumlah tujuh kaligrafi, lolos menuju final …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *