Home / Budaya / Pulau Bintan, Pusat Perdagangan Sejak Zaman Kerajaan Melayu
Kabid Kebudayaan Pemkab Bintan, Ariati S.H, M.M bersama Kabid Sejarah dan Purbakala Pemkab Bintan, Syafnur S.E, M.M

Pulau Bintan, Pusat Perdagangan Sejak Zaman Kerajaan Melayu

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Bintan – Bintan merupakan salah satu gugusan sejumlah pulau yang ada di wilayah Kepulauan Riau dimana telah menjadi pusat perdagangan sejak zaman kerajaan Melayu. Budaya melayu hingga kini dijaga dengan baik oleh masyarakat di Bintan, dan sangat menjunjung tinggi adat istiadat yang bersumberkan dari nilai nilai agama islam, tradisi ramah dan terbuka sangat kental dirasakan dalam kehidupan sehari-hari di Bintan.

Kabid Kebudayaan Pemkab Bintan, Aria, S.H, M.M Menuturkan, terlepas dari keindahan panorama alamnya, terdapat budaya yang sangat kental dipegang erat penduduk di Pulau Bintan. Aria melanjutkan, dahulunya pada kurun waktu 1722/1911 di Kepulauan Riau terdapat dua kerajaan Melayu yang berkuasa. Berdaulat Pemerintahan kerajaan Riau Lingga berpusat di Daik dan kerajaan Melayu Riau berpusat di pulau Bintan.

“Ini merupakan sejarah yang menyatakan Bintan menjadi salah satu pusat kebudayaan melayu,” tuturnya. Hal senada juga diungkapkan Kabid Sejarah dan Purbakala Pemkab Bintan, Syafnur, S.E, M.M bahwa Bukit Kerang yang berada di kawal darat kecamatan Gunung Kijang di kabupaten Bintan salah satu destinasi wisata purbakala.

Dimana pada tahun 2005 tim pengumpulan dan penulis cerita rakyat di kabupaten Bintan berhasil menemukan lokasi situs pra sejarah peninggalan pendukung kebudayaan.

Lebih lanjut, kata Syafnur, memiliki sejarah sebagai Pusat Pemerintahan kerajaan Melayu Riau sejak dahulu, makam Batu yang terletak di Bintan Buyu sering disebut masyarakat sebagai makam Bukit Batu yang dipercaya sebagai makam leluhur, dan sering dikunjungi masyarakat. (mr/cr)

Baca Juga  Masjid Penyengat Peninggalan Kerajaan Melayu Abad ke-19

About admin

Lihat Juga

Apresiasi Anugerah Batam Madani 2017

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Sebagai wujud apresiasi pemerintah kota Batam kepada 10 tokoh yang membawa pengaruh …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *