Home / Daerah / Batam / Posttest SIM PKB Guru se-Kota Batam 2017 Bila Tidak Mencapai Grade Harus Mengulang
Pengawas P4TK Penjas BK, Lukman, pengawas dari LPMP Kepri dan disdik kota Batam mengawasi jalannya posttest SIM PKB hari pertama, senin (11/12/17) di SMPN 6 Batam (Foto : Dian HT)

Posttest SIM PKB Guru se-Kota Batam 2017 Bila Tidak Mencapai Grade Harus Mengulang

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Usai bimbingan dan pelatihan diberikan beberapa waktu lalu, tiba saat posttest Sistem Informasi Manajemen Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (SIM PKB) Guru Sekota Batam dilaksanakan serempak selama 3 hari, senin hingga rabu, 11 – 13 desember 2017.

Posttest dilaksanakan secara online di 4 tempat, yakni SMPN 6 batam, SMKN 1 Batam, SMKN 2 Batam, dan SMAN 3 Batam. Total keseluruhan peserta sebanyak 646 orang guru dari mulai tingkat TK hingga SMA/SMK. Posttest diawasi oleh pengawas dari LPMP propinsi kepri masing-masing tempat pelaksanaan sebanyak 1 orang. Adapun peserta yang melaksanakan posttest di SMPN 6 berjumlah 146 guru TK sekota batam, dengan durasi ujian 120 menit, dan di hari pertama posttest dari P4TK PENJAS BK Bogor hadir memonitoring hingga hari ketiga pelaksanaan, begitu yang diutarakan Arios Z. Syandri, staf PTK disdik kota Batam saat ditemui tim Hangtuah Pos ketika mengantar tim P4TK ke SMPN 6 Batam.

Dikatakannya bahwa pelaksanaan posttest SIM PKB ini sama dengan UKG yang dilaksanakan tahun-tahun yang lalu yakni penilaian guru untuk kemampuan pedagogik dan profesional dengan grade minimal 7.0.”tiap tahun ketentuan grade nilai naik 5, jadi diharapkan tiap tahun kemampuan guru pun bisa bertambah dengan diberikannya pelatihan sebelumnya,” kata Arios.

Sementara itu dari P4TK Penjas BK Bogor, Lukman disela memeriksa berkas-berkas para peserta SIM PKB mengatakan bahwa ia dan rekannya, Dona ditugasi oleh dinas P4TK Penjas BK Bogor untuk mengawasi jalannya posttest yang dilaksanakan di kota Batam, apakah sudah sesuai dengan apa yang ditentukan oleh P4TK.

Usai ujian nanti, penilaian peserta akan di akumulasi antara pedagogik, profesional ditambah dengan nilai ketrampilan dan sikap, namun di sistem peserta hanya akan muncul nilai benar dan salah saja. Dari hasil penilaian, P4TK akan mengeluarkan sertifikat untuk peserta. Bila nilai yang diharapkan tidak tercapai, maka kata Lukman peserta harus mengulang untuk kembali ikut pelatihan dan ujian lagi tahun depan. (dianHP)

About Dian Ratnawati

Lihat Juga

Dua Investor China Langsung Tertarik Berinvestasi di Batam

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Dua investor Cina langsung tertarik untuk investasi di Batam begitu mendengar penjelasan tentang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *