Home / EkBis / Pesan Jokowi ke Nurdin Buat Kepri Semakin Maju

Pesan Jokowi ke Nurdin Buat Kepri Semakin Maju

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Gubernur H Nurdin Basirun mendapat pesan khusus dari Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Batam, Kepulauan Riau, Kamis (23/3). Pesan itu adalah tetap membawa Kepri semakin maju.

“Pesan Pak Presiden, jaga Kepri tetap kondusif. Bawa Kepri semakin maju,” kata Gubernur Nurdin di Bandara Hang Nadim usai mendampingi Presiden dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke Batam Kepulauan Riau.

Pesan itu disampaikan saat Nurdin mendampingi Jokowi meninjau pembangunan bendungan Sei Gong, Galang. Presiden Jokowi beserta Ibu Iriana Jokowi tiba di bendungan Sei Gong pada pukul 12.15 WIB beserta Gubernur Kepri dan Ibu Noorlizah Nurdin.

Kehadiran Presiden langsung disambut Menteri PUPR Basoeki H, Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, Walikota Batam HM Rudi, Kepala BP Batam Hatanto dan Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto.

Di bendungan, Presiden Jokowi mendapat penjelasan mengenai proyek bendungan Sei Gong oleh Dirjen SDA Kementerian PUPR. Presiden RI Jokowi juga melakukan peninjauan secara langsung ke lokasi proyek pengerjaan bendungan Sei Gong bersama Menteri PUPR, Dirjen SDA, Gubernur Kepri, dan Kepala BP Batam.

Bendungan Sei Gong dibangun untuk memenuhi air baku masyarakat, dan juga disiapkan sebagai sumber air baku bagi rencana pengembangan kawasan industri baru di pulau Galang.

Bendungan ini juga salah satu dari 65 bendungan program strategis nasional pemerintahan Jokowi-JK. Tipe Bendungan adalah Bendungan Urungan Tanah dengan Diafragma Wall (rip-rap batu kosong pada bagian hulu dan hilir). Bendungan yang dibuat dengan dana sebesar Rp238,4 miliar ini pekerjaannya dimulai pada tanggal 5 November 2015 sampai dengan 18 Desember 2018. Sampai kini, progres fisik mencapai 35,18 persen dan Progres keuangan sudah terealisasi 32 persen.

Sebelum menuju kawasan bendungan, Presiden dan rombongan tiba di Batam sekitar pukul 11.00 WIB dengan pesawat Kepresidenan RJ-85. Gubernur langsung menyambut Jokowi di bawah tangga pesawat. Tampak juga menyambut kedatangan Jokowi di tangga pesawat Kapolda Kepri Irjen Sam Budigusdian, Pangdam Bukit Barisan Mayjen TNI Cucu Sumantri.

Usai meninjau bendungan Sei Gong, Jokowi langsung menuju Kantor Camat Galang. Di sini dilakukan penyerahan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Dan Program Keluarga Harapan (PKH) Serta Kartu Indonesia Sehat (KIS) bertempat di Kantor Camat Galang Kota Batam Provinsi Kepri, Kamis (23/3).

Tampak hadir dalam kunjungan itu Menteri Sosial Khofiffah Indar Parawansa, Menteri Kesehatan Prof Nila Anfasa Muluk, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhajir Effendi dan Menteri PUPera Basoeki Hadimoeljono. Hadir juga Kepala Kejaksaan Tinggi Kepri Yunan Harjaka, Sekdaprov Kepri HTS Arif Fadillah.

Jokowi menegaskan KIP harus dipakai untuk membeli keperluan sekolah. Demikian juga dengan KKS harus digunakan untuk hal yang dengan sekolah dan pendidikan, seperti untuk beli seragam, sepatu sekolah atau buku.

“Uang yang ada KIP tak boleh untuk beli pulsa. Kalau dipakai buat beli pulsa dicabut,” kata Jokowi. Demikian juga dengan PKH, yang bisa diambil empat kali dalam setahun. Nilai uang di PKH adalah 1.890.000. Harus diambil untuk memenuhi gizi keluarga dan keperluan pendidikan.

Untuk makanan tambahan, kata Jokowi, komposisi gizinya tinggi sekali. Jokowi pun menyebut aturan memakannya. Hanya enam keping sehari. Tapi tentu harus makan makanan berprotein seperti telur. Demikian juga kebutuhan untuk ibu hamil, juga diserahkan Presiden.

“Pandai dan sehatnya anak ditentukan sejak dalam kandungan,” kata Jokowi. Negara ini, kata Jokowi memerlukan generasi yang sehat dan pintar. Karena persaingan 20-30 tahun mendatang semakin ketat.

Kuis-kuis Jokowi usai memberi arahan, seperti kunjungannya ke berbagai daerah, Jokowi memberi kuis dengan hadiah sepeda untuk para penerima kartu. Antusias masyarakat yang hadir untuk mendapatkan sepeda dari Jokowi sangat tinggi. Itu terlihat dari setiap Jokowi menyebutkan pertanyaan, cukup banyak yang mengangkat tangan.

Adapun yang ditanyakan Jokowi antara lain tentang pengucapan teks Pancasila, menyebutkan tujuh nama pulau, nama suku suku di Indonesia, nama menteri, nama pahlawan nasional, nama tarian daerah dan nama-nama ikan. Begitu Jokowi mengatakan soal nama-nama ikan, hampir semua penerima kartu mengangkat tangan ingin menjawab. (kepriprov)

About admin

Lihat Juga

BPIH Batam Ditetapkan Sebesar Rp 32 Juta di 2018

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) untuk embarkasi Batam ditetapkan sebesar Rp 32.456.450. Besaran biaya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *