Home / Nasional / Permintaan Penambahan Radar TNI AU Untuk Mendeteksi Pesawat Asing
Hadi Tjahjanto - Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal

Permintaan Penambahan Radar TNI AU Untuk Mendeteksi Pesawat Asing

HANGTUAHNEWS.CO.ID – Saat ini TNI Angkatan Udara mengajukan permintaan pemutakhiran alutsista yang dimilikinya. Penambahan tersebut terutama untuk radar guna melengkapi kekurangan radar yang dimiliki oleh TNI Angkatan Udara Indonesia. Setidaknya TNI Angkatan Udara mengajukan 12 tambahan dari 20 radar yang kini telah dimilikinya.

Menurut Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Hadi Tjahjanto, 20 radar yang dimiliki oleh TNI Angkatan Udara Indonesia saat ini masih kurang maksimal untuk memantau wilayah Republik Indonesia. Hal itu dikarenakan ke 20 radar tersebut tidak aktif secara penuh selama 24 jam, melainkan bergantian dengan rata-rata 16-18 jam.

Diharapkan dengan adanya penambahan radar tersebut, nantinya pemantauan wilayah Indonesia terhadap pesawat yang masuk tanpa izin bisa lebih maksimal. Upaya ini, menurut dia, untuk mendukung program poros dunia yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo.

Saat mengadakan kunjungan ke Monumen Ngoto, kabupaten bantul, Yogyakarta pada hari kamis, 26 januari lalu, Marsekal hadi Tjahjanto juga mengatakan “Radar yang mengarah ke negara tetangga harus bisa mendeteksi secara dini ketika ada pesawat asing yang masuk.”

Kemudian Marsekal Hadi menyebutkan, program selanjutnya yang akan dilakukan oleh TNI Angkatan Udara adalah peremajaan alutsista yang dimiliki oleh TNI Angkatan Udara. Beberapa di antara peremajaan alutsista tersebut sudah direncanakan oleh Kementerian Pertahanan adalah dengan mengganti pesawat F4.

Di tahun 2016 yang lalu, beberapa pesawat F4 sudah ada yang dipensiunkan disebabkan oleh faktor usia. Dan pada tahun 2017 ini TNI Angkatan Udara sedang menanti pesawat baru yang diharapkan sebagai generasi 4,5. Selain mengganti pesawat F4, Marsekal Hadi juga menyebutkan rencana TNI Angkatan Udara Indonesia untuk pemuktahiran pesawat T50. Upaya ini dilakukan untuk menambah persenjataan dan radar yang telah dimiliki oleh TNI Angkatan Udara Indonesia.

“Pesawat T50 kita itu kan belum baik persenjataan, dan belum punya radar, itu juga akan diperbarui,” tuturnya.

Marsekal Hadi juga menambahkan bahwa untuk kedepan TNI Angkatan Udara akan segera membenahi sistem yang ada dan pendidikan prajurit. Pembenahan ini dilakukan untuk mengurangi risiko pesawat jatuh.

“Tentu kami sesuaikan dengan kemampuan keuangan negara, tapi kami terus mencoba biar tidak kalah dengan negara lain,” katanya. (vvart/editor:sw)

About Sri Wahyudi

Freelancer, Jurnalis, Editor dan Grafis Designer di Hang Tuah News dan Hang Tuah Pos.

Lihat Juga

Menyapa Kota Bandung dari Gunung Batu Lembang

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Bandung – Lembang terkenal sebagai tujuan wisata bagi para pengunjung Kota Bandung. Meski jaraknya cukup jauh …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *