Home / EkBis / Perluas Ketahanan Pangan Lingga

Perluas Ketahanan Pangan Lingga

HANGTUAHNEWS.CO.ID – Komandan Resort Militer 033 WP Brigjen Madsuni mengajak Bupati Lingga H Alias Wello meninjau langsung lahan percetakan sawah di Desa Panggak Darat Kecamatan Lingga. Kedua Petinggi Lingga ini, berniat memperluas ketahanan panggan di Kabupaten Lingga dan Provinsi Kepri. Dengan harapan kedepannya Lingga bisa menjadi central pangan bagi Provinsi Kepri.

Saat meninjau lahan percetakan sawah, Brigjen TNI Madsuni bersama Allias Wello didampingi Dandim 0315 Bintan Letkol Inf C Sagala SH, serta satu orang investor yang bakal berinvestasi dibidang perkebunan Ubi.

Disela-sela peninjauan lahan, Brigjen TNI Madsuni menjelaskan kedatangannya ke Lingga sudah dua kali. Untuk kali ini melihat langsung di lapangan lokasi lahan yang rencananya untuk cetak sawah. Program ini juga tindak lanjut dari Pemerintah Pusat dalam upaya program ketahanan pangan daerah.

“Mungkin secara bertahap, dan untuk tahap awal kita garap 100 ha dulu. Berikutnya lagi baru 200 ha hingga mencapai target 350 ha,”ujarnya, Kamis (28/4).

Dikatakannya,  bahwa program cetak sawah ini segera dilaksanakan setelah proses SID (Survey Investigation Design) selesai, dan Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua belah pihak. Selanjutnya setelah MoU ini ditandatangani, baru akan menurunkan alat berat berat untuk mengarap lahan tersebut.

Sementara Bupati Lingga Alias Wello, mengatakan sesuai program bupati, kedatangan Danrem 033 WP  untuk meninjau lahan percetakan sawah di Panggak Darat dengan membawa investor yang bakal berinvestasi dibidang perkebunan Ubi dan tepung tapioka. “Saya pastikan pada tahun ini, ada dua investor. Dan rencananya Oktober ini pabrik tapioka mendatangkan investasi di Lingga,” jelas pria yang disapa Awe ini.

Setelah meninjau, lahan di Panggak Darat,  Danrem juga meninjau desa Bukit Harapan. Sekaligus bertolak ke Dabo, hingga Jumat pagi bergerak ke Pulau Berhala. Sedikit mengenai status Pulau Berhala,  Brigjen TNI Madsuni, mengatakan bahwa masyarakat juga tahu kondisi Pulau Berhala adalah masuk wilayah Kepri. “Untuk berhala ini juga diungkit lagi.  Kan memang  masyarakat tahu sendiri. Oleh karena itu kita segera sosialisasikan  bahwa ini adalah Kepri,” jelasnya.

Baca Juga  Daik Lingga Sudah Punya Rumah Tekat Tudung Manto

Dalam waktu dekat, kata Madsuni, TNI baik Kodim 0315 Bintan maupun Korem 033 WP bakal membangun Pos Babinsa di Pulau Berhala. “Kita segera bentuk Pos Babinsa di sana dari wilayah Kodim dan Korem,” tegasnya.

 

About admin

Lihat Juga

BPIH Batam Ditetapkan Sebesar Rp 32 Juta di 2018

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) untuk embarkasi Batam ditetapkan sebesar Rp 32.456.450. Besaran biaya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *