Home / Daerah / Batam / Peringatan 18 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak
Bunda PAUD Kota Batam, Marlin Agustina Rudi membuka kegiatan Konser Perlindungan Anak yang merupakan Rangkaian Kegiatan Peringatan 18 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak yang digelar di Mega Mall, Batam Centre, Kamis (30/11).

Peringatan 18 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam –  Bunda PAUD Kota Batam, Marlin Agustina Rudi membuka kegiatan Konser Perlindungan Anak yang merupakan Rangkaian Kegiatan Peringatan 18 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak yang digelar di Mega Mall, Batam Centre, Kamis (30/11). Kegiatan ini di selenggarakan oleh Forum Organisasi Peduli Perempuan dan Anak Kota Batam. yang dimulai sejak tanggal 25 November 2017 sampai puncak kegiatan pada 16 Desember 2017. Marlin mengapresiasi atas diselenggarakannya kegiatan ini. Hal ini menujukkan adanya keseriusan dari seluruh elemen masyarakat baik dari LSM, Pemerintah, Aparatur Hukum dan Masyarakat. Marlin juga memberikan dukungan secara penuh terhadap kegiatan kampanye anti kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Dikatakannya, dari data Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Batam, sepanjang tahun 2017 ini tercatat 68 kasus Korban Kekerasan Terhadap Perempuan dan anak di kota Batam. Oleh karenanya Marlin meminta seluruh elemen masyarakat, mulai dari LSM, Aparatur Hukum, Pemerintah dan Organiasasi – Organisasi masyarakat turut andil dalam mengampanyekan anti Kekerasan Terhadap perempuan dan anak.

“Mari sama – sama kita bergerak untuk mengatakan Stop Kekerasan terharap Perempuan dan Anak, dan kita dukung Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak (PPPA) dalam mendorong DPR RI untuk mensahkan RUU PKS (Penghapusan Kekerasan Seksual),” ujar Marlin.

Ketua Panitia, Romo Pascal menyampaikan peringatan ini secara Internasional dan Nasional sebenarnya diperingati selama 16 Hari namun khusus untuk Kota Batam dilaksanakan selama 18 hari karena disejalankan dengan Hari Anti Perdaganan Anak pada tanggal 12 Desember 2017.

“Secara Nasional, pada tahun 2016 terdapat 259.150 Korban kekerasan terharap Perempuan dan Anak, kita harapkan kedepannya dapat berkurang dan jika memungkinkan tidak ada lagi kekeresan” sebut Romo Pascal.

Selain Konser Perlindungan anak, ada beberapa agenda kegiatan yang juga digelar sebagai rangkaian Peringatan 18 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak tingkat kota Batam, yakni Car Free Day, Konser Perlindungan Anak, Pertunjukan Kesenian, Kampanye Hari AIDS, Talk Show di Radio dan Seminar Catatan Akhir Tahun, sebut Romo. Sebagai puncak dari kegiatan ini dilaksanakan penandatanganan Komitmen Antar Jaringan Lembaga Organisasi Masyarakat Sipil Terhadap Pencegahan dan Penanganan Tindak Kekerasan Perempuan dan Anak Kota Batam. Adapun organisasi – organisasi Masyarakat Sipil yang ikut terlibat KPP/PMP, Yayasan Embun Pelangi, Rumah Faye, LIBAK, Lintas Nusa, Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), Dunia Viva Wanita dan Gerhana.***(mcb)

About Sri Wahyudi

Freelancer, Jurnalis, Editor dan Grafis Designer di Hang Tuah News dan Hang Tuah Pos.

Lihat Juga

Galeri Rumah Kreatif Batam Diresmikan

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Ketua Dekranasda Kota Batam, Marlin Agustina Rudi meresmikan Galeri Rumah Kreatif Batam, Rabu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *