Home / Daerah / Batam / Peredaran Sabu Yang Digagalkan Oleh BNN KEPRI

Peredaran Sabu Yang Digagalkan Oleh BNN KEPRI

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepri mengamankan 4,2 kilogram sabu di Sekupang, Kota Batam. “Sabu-sabu dibagi menjadi delapan bungkus masing-masing sekitar 500 gram. Total barang bukti yang diamankan saat penangkapan 28 Juli 2016 sekitar 4,2 kilogram,” kata Kepala BNN Kepri Benny Setiawan di Batam, Kamis. lalu

Ia mengatakan penangkapan dilakukan pada 28 Juli 2016 di  depan Masjid Baiturahman Sekupang Kota Batam. Personel BNN Kepri melakukan penangkapan terhadap seorang laki-laki berinisial R. “Laki-laki  itu diduga melakukan  peredaran gelap narkotika dengan cara menyamarkan kedalam kemasan makan kucing  yang berupa delapan bungkus plastik bening berisi narkotika golongan I jenis sabu seberat bruto 4,2 kilogram yang disimpan di dalam sebuah kantong makanan kucing,” kata dia.

Menurut keterangan dari tersangka R, dia mendapatkan perintah dari N dan H (WN Malaysia) untuk mengambil sabu-sabu tersebut dari nelayan dan rencananya akan diantarkan kepada anak buah N di sebuah hotel di Batam. “R dijanjikan mendapatkan upah sebesar lima ribu ringgit Malaysia,” kata Benny. Selanjutnya, petugas yang melakukan pengembangan menangkap anak buah N. “Sekira pukul 12.00 WIB di dalam kamar  hotel di Nagoya Kota Batam, petugas berhasil menangkap dua orang laki-laki berinisial D dan M (WNI),” kata Benny.

Tersangka D dan M mengaku bahwa mereka mendapatkan perintah dari O dan W (WNI-DPO) untuk mengambil sabu tersebut dari tersangka R yang kemudian akan diserahkan kepada seorang laki-laki berinisial A (WNI). “Setelah itu petugas melakukan pengembangan kasus lagi untuk melakukan penangkapan terhadap A yang akhirnya berhasil ditangkap oleh petugas BNNP Kepri di dalam kamar Kost depan Newton Nagoya  Batam Provinsi Kepulauan Riau sekira pukul 13.00 WIB,” kata dia. Dalam pemeriksaan, A mengaku diperintah untuk membawa sabu tersebut ke Palembang.

Baca Juga  Pemko Batam dan BNN Mensosialisikan Rehabilitasi Narkoba

“Tersangka D, M dan A mengaku sudah lebih dari 10 kali menjadi kurir sabu dengan upah yang didapatkannya sebesar Rp6 juta untuk sekali transaksi,” kata Benny.

About admin

Lihat Juga

BPJS Ketenagakerjaan Job Fair Diikuti 30 Perusahaan Peserta

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menggelar Job Fair atau Bursa Kerja di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *