Home / Pendidikan / Pengurus PGRI Kepri Menggelar Do’a Bersama
Ketua PGRI Kepri, Huzaifa Dadang

Pengurus PGRI Kepri Menggelar Do’a Bersama

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Batam menggelar doa bersama jelang Konferensi Kerja Nasional (Konkernas) V. Konkernas V PGRI ini akan digelar di Batam pada 1-4 Februari mendatang di Pacific Palace Hotel Batam.

“Kita doa bersama untuk kelancaran acara Konkernas V. Karena semuanya harus kita kembalikan kepada Allah. Semoga Batam bisa memberikan kesan yang baik bagi peserta Konkernas yang berasal dari seluruh Indonesia,” kata Ketua PGRI Kepri, Huzaifa Dadang, Sabtu (27/1).

Doa bersama diadakan di Pondok Pesantren Ya Husnaya, Temiang Kecamatan Sekupang. Pondok pesantren ini memiliki 110 anak didik mulai dari tingkat Madrasah Ibtidayah hingga Madrasah Aliyah. Dan pada kesempatan tersebut juga diberikan santunan kepada anak-anak panti asuhan yayasan tersebut.

“Tadi kita juga shalat berjamaah, doa bersama, dan ditutup makan siang bersama,” kata Pembina Yayasan Ya Husnaya, Fitroni.

Sebelumnya diberitakan bahwa ribuan guru akan berkumpul di Batam untuk mengikuti Konkernas V. Antusiasme anggota PGRI untuk hadir di acara ini sangat tinggi.

“Peserta inti yang memiliki hak suara hanya 7-10 orang per provinsi. Diperkirakan selain peserta inti, 3-4 ribu anggota PGRI dari seluruh Indonesia akan datang,” kata Ketua PGRI Batam, Rustam Effendi selaku panitia lokal.

Agenda utama dari Konkernas V ini adalah menyusun persiapan pergantian Ketua Umum, Unifah Rosyidi. Ia sebelumnya menggantikan Sulistyo yang wafat di tengah kepemimpinan.  Isu lain yang akan diangkat dalam Konkernas ini adalah tentang kesejahteraan guru. Selain itu PGRI ingin memperjuangkan agar guru tidak terlalu disibukkan tugas administrasi kepegawaian.

“Guru secara umum terlalu disibukkan administrasi di luar mengajar, itu akan diperjuangkan PGRI ke Kementerian.Karena tugas guru utamanya adalah mengajar. Sekarang banyak tuntutan lain. Misal wajib SIM PKB (Sistem Informasi Manajemen Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan), padahal belum jelas untuk apa ke depannya,” kata Sekretaris PGRI Batam, Rahip. (bmc)

About Sri Wahyudi

Freelancer, Jurnalis, Editor dan Grafis Designer di Hang Tuah News dan Hang Tuah Pos.

Lihat Juga

UN 2018 Diikuti 15.380 Siswa SMP Batam

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Pekan depan siswa kelas IX SMP akan menghadapi Ujian Nasional. Berdasarkan data Dinas Pendidikan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *