Home / EkBis / Pemancangan Pembangunan Pengembangan Pelabuhan Pelantar II
Nurdin saat menghadiri acara Pemancangan Pembangunan Pengembangan Pelabuhan Pelantar II, Tanjungpinang, Senin (06/11) petang.

Pemancangan Pembangunan Pengembangan Pelabuhan Pelantar II

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Tanjung Pinang – Gubernur Kepri H. Nurdin Basirun mengatakan keberadaan infrastruktur pelabuhan sangat penting bagi pembangunan di Provinsi Kepulauan Riau. Berdasarkan hal tersebut maka di wilayah Provinsi Kepulauan Riau harus segera dibangun dan dikembangkan pelabuhan-pelabuhan yang ada karena arus barang tergantung dari cepat atau lambat bongkar muat di Pelabuhan.

“Pelabuhan menjadi Infrastruktur yang sangat dibutuhkan oleh Provinsi Kepulauan Riau karena bisa menentukan percepatan pembangunan di Daerah,” ujar Nurdin saat menghadiri acara Pemancangan Pembangunan Pengembangan Pelabuhan Pelantar II, Tanjungpinang, Senin (06/11) petang.

Yang jelas, menurut Gubernur, tujuan pengembangan pembangunan pelabuhan pelantar II ini adalah untuk memperlancar arus barang, meningkatkan perekonomian dan menekan inflasi kota Tanjungpinang khususnya dan Provinsi Kepri umumnya.

“Saya optimis ekonomi daerah di Provnsi Kepulauan Riau, khususnya di Tanjungpinang akan semakin tumbuh dan berkembang pesat jika pelabuhan ini telah selesain nantinya,” ujar Nurdin.

Nurdin, memastikan, jika proyek pengembangan pelabuhanpelantar II ini akan rampung di tahun 2018, dengan penambahan panjang pelabuhan menjadi 200 meter dan lebar 15 meter. Mulai pengerjaannya sendiri dilakukan tahun ini menggunakan anggaran APBDP. Sekarang ini pelabuhan pelantar II harus dikembangkan biar lebih representatif dan bisa digunakan oleh masyarakat dengan maksimal.

“Insya Allah, kita mulai kerjakan tahun ini, dan tahun 2018 sudah bisa berfungai. Kita kerjakan bertahap, agar tidak mengganggu aktivitas bongkar muat barang disini selama pengerjaan,” ucap Nurdin.

Lebih lanjut Gubernur menjelaskan bahwa untuk kedepan Pemprov merencanakan agar pelabuhan barang bisa terhubung dari Pelantar 1 sampai pelantar KUD. Dengan luas ukuran dari pelantar I ke pelantar II sekitar 320 meter dan dari pelantar 2 ke pelantar KUD sekitar 230 meter ditambah lahan parkir 20 meter . Tujuannya agar tertata rapi, indah dan tidak terjadinya lagi penumpukan barang dan kendaraan di pelabuhan ini.

“Menghubungkan pelantar I dan II dan pelantar KUD ini adalah target jangka panjang. Yang penting, saat ini kita fokus di pengembangan pelantar II ini terlebih dahulu, untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.(HumasPemprov)

About Sri Wahyudi

Freelancer, Jurnalis, Editor dan Grafis Designer di Hang Tuah News dan Hang Tuah Pos.

Lihat Juga

UKM Melayu Pasir Gudang Belajar ke Batam

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Koperasi Melayu Pasir Gudang Johor Bahru, Malaysia bersama dengan Usaha Kecil Menengah (UKM) melakukan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *