Home / Serba-Serbi / Peletakan Batu Pertama Masjid Agung Sultan Abdurrahman Syah, Masjid Agung ke 2 Batam
Ustad KH. Arifin Ilham ketika memberikan tausiyah di peringatan isra' mi'raj Nabi Muhammad SAW sekaligus peletakan batu pertama pembangunan masjid agung ke 2 kota Batam, masjid Sultan Abdurrahman Syah.

Peletakan Batu Pertama Masjid Agung Sultan Abdurrahman Syah, Masjid Agung ke 2 Batam

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Dalam rangka memperingati isra’ mi’raj nabi besar Muhammad SAW 1438 H, pemerintah kota Batam menggelar tausiyah akbar sekaligus peletakan batu pertama pembangunan masjid agung ke 2 Batam, Masjid Agung Sultan Abdurrahman Syah berlokasi di lahan masjid Tanjung Uncang, minggu (30/4/17).

Turut mengundang ustad KH. Arifin Ilham, hadir seluruh jajaran pemerintah kota Batam, walikota Batam H. Muhammad Rudi, SE, MM, wakil walikota Batam Amsakar Achmad, S. Sos, M. Si, ketua DPR RI sekaligus ketua LAM kota Batam Drs. H. Nyat Kadir, mantan walikota Batam Ahmad Dahlan, kadisdik kota Batam Muslim Bidin, sekda kota Batam Jefridin Hamid, wakil ketua DPRD komisi 3 Tengku Hamzah Husain, jajaran DPRD kota Batam, ketua DPD Gerindra provinsi Kepri Iman Sutiawan, SE, MM, anggota DPD RI Ir. Ria Saptarika, M.Eng, SKPD, serta 17.000 masyarakat Batam memenuhi pelataran pembangunan masjid.

Dalam sambutannya, Rudi menyebutkan 4 orang ustad pencetus ide pembangunan masjid agung tersebut, antara lain ustad Ridho Amir, ustad Abdullah Idris, ustad Muchlis, ustad Alwi. Mereka berempat yang mencetus ide kepada Rudi untuk membangun masjid agung selagi ia masih menjabat sebagai walikota.

Rangkaian sambutan Rudi dan Nyat Kadir serta tausiyah dan zikir bersama dengan KH. Arifin Ilham.

Dikatakannya masjid ini diperuntukkan khususnya bagi para pekerja industri dan shipyard yang berada disekitaran Batu Aji, Sagulung dan Tanjung Uncang, dimana apabila jam waktu shalat jumat ataupun zuhur, mereka sering melewatkannya karena jauh dari tempat ibadah.

Tahun 2011 ketika ia menjabat sebagai wakil walikota, ia meminta lahan pembangunan masjid tersebut dari BP Batam dan baru berhasil mendapatkannnya 2 tahun kemudian, dan itupun hanya 2 hektar. Dan akhirnya bisa didapatkan keseluruhan lahan 4,2 hektar untuk pembangunan masjid.

Setelah masjid selesai, Rudi berharap pembangunan di wilayah Batu Ai dan Sagulung bisa meningkat tanpa meninggalkan kewajiban beribadah. Disusul sambutan singkat Nyat Kadir menjelaskan makna nama masjid Sultan Abdurrahman Syah.

Tiba ustad KH. Arifin Ilham digelar zikir bersama dan tausiyah. Selanjutnya tiba acara inti yakni peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Ahmad Dahlan, bergantian dengan Rudi, Amsakar achmad, kemudian kyai Usman Ahmad dari MUI kota Batam, Arifin Ilham pun turut melakukan peletakan batu pertama pembangunan masjid agung Abdurrahman Syah diiringi takbir.

Kepada pers, Rudi kembali menyampaikan harapannya agar setelah masjid usai dibangun, maka tak ada lagi pekerja industri dan shipyard di wilayah Batu Aji, Saguluang dan sekitarnya yang kesulitan menjalankan ibadah shalat jumat maupun zuhur karena keterbatasan waktu.

“Luas masjid sebesar 4,2 hektar bisa menampung antara 14.000 hingga 15.000 orang, anggaran juga dari masyarakat, jadi dari pemerintah kota Batam yang disetujui oleh DPRD selama 3 tahun, total dana sebesar 243 milyar, 7.000 outdoor, 7.000 indoor, maka untuk yang indoor tidak boleh dipakai untuk kegiatan outdoor,” jelas Rudi. (dian)

Rangkaian peletakan batu pertama pembangunan masjid agung ke 2 kota Batam Sultan Abdurrahman Syah dan seluruh jajaran pemerintah yang hadir serta masyarakat sekota Batam.

About Dian Ratnawati

Lihat Juga

Pemkab Bintan Menargetkan Seluruh Desa Memiliki BU di 2018

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Bintan – Pemerintah Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau menargetkan seluruh desa memiliki Badan Usaha Milik Desa pada …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *