Home / Pendidikan / Para Jawara MAN Iskandar Muda Batam
Para jawara siswa/i MAN Iskandar Muda Batam berfoto bersama kepala MAN Iskandar Muda, TGK. Zakiyil Maula, S.Pd.i (kanan) dan guru geografi, Eldaningsih (kiri).

Para Jawara MAN Iskandar Muda Batam

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Sebagai sekolah madrasah, MAN Iskandar Muda tak mau kalah dengan sekolah umum lainnya dalam berprestasi. Seperti para jawara MAN Iskandar Muda Batam berikut ini dari kelas X-XI, mereka ini telah meraih juara di beberapa cabang kompetisi.

Ditemui Hangtuah Pos senin (29/5/17), mereka antara lain juara silat tingkat provinsi Kepri SH Terate, juara 1 penyanyi KSM-AKSIOMA (ajang kompetisi sains madrasah-ajang kompetisi seni dan olahraga madrasah) kemenag tingkat kota Batam, juara 3 badminton KSM-AKSIOMA tingkat kota Batam, dan juara 2 sains KSM-AKSIOMA tingkat kota Batam.

Untuk jawara silat, yang kompetisinya dilaksanakan januari 2017 di GOR Raja Jakfar Tiban, antara lain Nixco Melandi Pratama (juara 2 dari kelas X) kelahiran 16 mei 2001, Cut Nur Hasanah (juara 2 dari kelas XI) kelahiran 3 november 1998, dan Isa Astuti (juara 3 dari kelas XI) kelahiran 9 juli 1999. Ditanya kapan ikut pelatihan silat SH Terate, mereka mengatakan sejak oktober 2016.

“Latihan sabtu minggu sore, kita masih tingkat awal sabuk hitam polos,” kata Cut mewakili rekan-rekannya.

Kesannya meraih juara 2, Nixco mengaku tak puas dengan raihan tersebut dan ingin lebih meningkatkan prestasi kedepannya. Sedangkan Cut dan Isa, ikut silat diakui karena olahraga silat jarang orang bisa.

“Kita ingin menambah pengalaman dari pelatihannya sekaligus untuk melindungi diri, selain di sekolah, kita tetap juga latihan dirumah, kalau saya dari pihak orang tua mendukung,” jelas Isa diiyakan Nixco.

Namun untuk Cut, ia mengatakan dari pihak orang tua tak menyetujui dirinya untuk ikut silat, namun dengan alasan untuk melindungi diri, maka orang tuanya menyetujui.

Untuk Lisa Erpiana dari kelas X, gadis kelahiran 2 september 2000, yang raih juara 1 penyanyi KSM-AKSIOMA kemenag tingkat kota Batam, yang dilaksanakan pada tanggal 26-28 april 2017 lalu, akan maju nantinya ke tingkat provinsi, dengan lagu yang ia nyanyikan saat itu berjudul “Kun Anta”.

“Sering saya menjuarai nyanyi waktu SD, saya pernah ikut kursus vokal waktu kelas 5, saya ingin membuat album, dan kelak ingin menjadi artis,” ungkapnya malu-malu.

Sedangkan sang juara 3 badminton KSM-AKSIOMA tingkat kota Batam, Linda Maelani dari kelas XI kelahiran 18 maret 2000, ia harus menerima kekalahannya waktu itu melawan siswa MAN Batam.

“Waktu SD kelas 5 saya pernah juara voli tingkat kota Garut-Jawa Barat, sekarang untuk yang badminton latihannya jumat sabtu minggu dengan pelatih teman sendiri. Saya belum puas dengan raihan juara 3, dan kedepannya saya masih ingin terus berlatih meski hanya sebatas hobi,” ujar si bungsu dari 4 bersaudara tersebut.

Peraih juara 2 sains madrasah KSM-AKSIOMA tingkat kota Batam, Rudiati Ayu Ningrum dari kelas XI kelahiran 24 mei 2000 tersebut, ia mengaku sebetulnya ia suka mapel geografi.

“Persiapannya kemarin itu menggarap latihan kisi-kisi soal tahun 2013 dari ibu Eldaningsih, guru geografi saya, kemarin soal yang sulit adalah tentang asean, karena waktu latihan tak ada mempelajari tentang ASEAN. Meski begitu serasa tak percaya saya raih juara 2 dan saya cukup puas untuk sementara ini. Untuk kedepannya saya fokus ke sekolah saja, tidak ikut kompetisi lagi. Saya suka menulis dari mulai Mts, siapa tahu nanti saya bisa jadi seorang penulis,” kata Ayu.

Terakhir ditanya harapan, serempak mereka berkata ingin terus meningkatkan prestasi.

“Saya ingin jadi atlit silat kelak,”vkata Isa, sedangkan Nixco dan Cut mengaku ingin jadi pelatih silat.

Kepala MAN Iskandar Muda Batam, TGK. Zakiyil Maula, S.Pd.i mengucap rasa syukur atas prestasi siswanya.

“Alhamdulillah saya sangat mengapresiasi para siswa/i yang berhasil mendapatkan juara dibidang silat, Kompetisi Sains Madrasah (KSM) dan Aksioma yang diselenggarakan oleh kemenag kota Batam mendapatkan predikat juara umum ke III. Mudah-mudahan untuk kedepannya lebih baik dan ditingkatkan lagi, jangan pernah sombong dengan apa yang telah kita dapatkan. Dan terima kasih kepada dewan guru serta pelatih yang telah membimbing siswa/i guna mencapai suatu tujuan yang terbaik.Lebih baik madrasah dan madrasah lebih baik,” ujarnya. (dian)

About Dian Ratnawati

Lihat Juga

Seleksi Terbuka Untuk Persiapan Calon Kadisdik Kota Batam Baru

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Per akhir april 2018, kadisdik kota Batam Muslim Bidin pensiun. Hingga pertengahan april …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *