Home / EkBis / Nurdin Ingin Terapkan e-Government Tahun 2017
Gubernur Kepri Nurdin Basirun (Kanan) bersama Mendagri Tjahjo Kumolo dan Ketua KPK Agus Rahardjo di Jakarta

Nurdin Ingin Terapkan e-Government Tahun 2017

HANGTUAHNEWS.CO.ID – Gubernur H Nurdin Basirun ingin tata kelola keuangan di Pemprov Kepri terus diperbaiki. Penerapan e-Planing, e-Budgeting dan e-Controling segera dimulai pada tahun anggaran 2017.

“Ketua KPK berpesan agar daerah terus perbaiki tata kelola keuangan negara,” kata Gubernur Nurdin saat mengikuti Rapat Koordinasi dan Dialog Terbuka dengan Gubernur seluruh Indonesia di Sasana Bhakti Praja Kementerian Dalam Negeri, Jakarta (24/11/2016).

Dialog ini menghadirkan Ketua KPK Agus Rahardjo sebagai pembicara pertama. Setelah Agus, hadir juga Menko Polkam Wiranto, Menko Perekonomian Darmin Nasution. Hadir juga Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo, Kapolri Jendral Tito Karnavian, Kepala BIN Jendral Budi Gunawan dan Kepala BNPT Suhardi Alius.

Kata Nurdin, KPK RI memberi penekanan khusus pada perbaikan tata kelola keuangan negara. Ada lima tahapan yang harus benar-benar bersih dari niat korupsi. Tahapan itu, kata Gubernur Nurdin, dimulai dari perencanaan. Setelah perencanaan baik, dilanjutkan dengan penganggaran dan pelaksanaan.

Tahapan keempat berupa pengendalian yang dalam hal ini penguatan pada evaluasi dan pengawasan. Tahap terakhir adalah pelaporan atau pertanggungjawaban. Karena itulah, kata Nurdin, pihaknya ingin memulai penetapan yang bersifat e-Government pada penganggaran tahun 2017. Apalagi masalah ini juga merupakan pesan dari Presiden Joko Widodo.

Untuk penerapan e-Planing, e-Budgeting dan e-Controling, Pemprov Kepri memang sudah melakukan studi tiru ke Pemko Surabaya. Karena Surabaya memang rekomendasi langsung sejumlah Kementerian untuk dilakukan studi tirunya. Pekan lalu, Sekdaprov HTS Arif Fadillah serta Kepala Bappeda Kepri Naharuddin melakukan studi tiru ke Bappeko Surabaya.

Menurut Nurdin, dengan penerapan e-Government, ke depannya semua akan semakin mudah dan transparan. Dalam kesempatan dialog dengan Ketua KPK, Nurdin menjadi Gubernur pertama yang berkesempatan bertanya. Gubernur menjelaskan soal pada beberapa titik ada penyerapan yang tidak optimal. Hal itu juga karena ada ketakutan-ketakutan dalam pelaksanaan kegiatan.

Menjawab pandangan Nurdin, Ketua KPK mengatakan, jika menemukan penyerapan yang tidak optimal, langsung cari penyebabnya apa. Saber pungli dan Kepri Damai.

Dalam pengantar Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo membicarakan masalah stabilitas negara. Menurut Tjahjo, yang juga memoderatori pertemuan tersebut, para gubernur perlu berkoordinasi dengan aparat keamanan guna mendeteksi secara dini setiap potensi ancaman keamanan. Gubernur juga diminta membangun komunikasi dengan tokoh agama, adat dan tokoh masyarakat.

Gubernur Nurdin menyampaikan, pihaknya sudah melakukan Silaturahmi Gubernur dan FKPD Provinsi Kepulauan Riau Bersama Organisasi Keagamaan, Organisasi Kepemudaan, FKUB dan FPK Provinsi Kepulauan Riau. Pertemuan itu mengambil tema Pembinaan Wawasan Kebangsaan Dalam Rangka Menuju Indonesia Damai.

Dari pertemuan itu, melahirkan Deklarasi Bersama Cinta Damai. Salah satu isi deklarasi itu adalah tetap setia menjaga kebhinekaan dengan menghargai perbedaan suku, bangsa, agama dan ras demi terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat yang damai untuk menjaga keutuhan NKRI.

“Kami ingin Kepri damai selalu. Nyaman dan aman untuk semuanya,” kata Nurdin. Nurdin juga mengatakan pihaknya sudah melantik Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Provinsi Kepri.

Menurut Nurdin, tugas satgas ini melaksanakan pemberantasan pungli secara efektif dan efisien dengan mengoptimalkan pemanfaatan personil, satuan kerja sarana prasarana baik di tingkat provinsi maupun kabupaten kota. “Pemerintah selalu mencari konsep untuk membuat kompetisi suatu daerah sehingga punya daya saing sendiri.

Mudah-mudahan dengan satgas Saber Pungli ini pelayanan bertambah baik mulai pelayanan kecil-kecil di lingkungan masyarakat dan pengusaha,” kata Gubernur Nurdin. (*)

About admin

Lihat Juga

Discovering Resources Tertarik Menginvestasikan USD 10 Juta di Kota Batam

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Perusahaan asal Tiongkok Discovering Resources menyatakan minatnya dan akan menanamkan modalnya sebesar USD10 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *