Home / EkBis / Nurdin Basirun Tegaskan Tak akan Tambah Dana Modal BUMD dan BUP Kepri
Gubernur Kepri - Nurdin Basirun

Nurdin Basirun Tegaskan Tak akan Tambah Dana Modal BUMD dan BUP Kepri

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur Provinsi Kepri Nurdin Basirun menegaskan, akan mengevaluasi dan tidak akan menambah modal dari APBD Daerah ke Badan Usaha milik daerah (BUMD) dan Badan Usaha Pemerintah.

Karena selain telah lama beroperasi dan merupakan perusahaan plat merah yang diberikan banyak fasilitas, BUMD dan BUP Kepri hingga saat ini dikatakan, belum dapat menghasilkan usaha yang dapat menambah modal dan bahkan PAD untuk daerah.

“Saya tidak akan menambah modal-modal untuk BUP dan BUMD. Karena setelah sebelumnya diberi modal Rp14 miliar, hingga saat ini BUMD dan BUP Kepri ini, belum bisa menghasilkan PAD dan bahkan menambah modalnya,” ujar Nurdin usai mengikuti Rapat Paripurna Laporan Pertanggungjawaban Penggunaan (LPP) APBD 2016.

Dalam kesempatan itu, Nurdin juga mengakui, jika sebelumnya dirinya sudah mengetahui, banyaknya permasalahan yang harus diselesaikan pada BUMD dan BUP Kepri itu, tanpa melihat permasalahan tersebut terjadi pada zaman siapa.

“Walau pun ini adalah warisan dari sebelumnya, tapi saya tetap tanggung jawab akan menyelesaikan. Khususnya dalam pembenahan Sumber Daya Manusia di BUMD dan BUP,” ujarnya.

Bahkan, dalam upaya pembenahan, sebelumnya, Nurdin juga mengaku telah meminta laporan pertanggungjawaban Dirut BUMD dan BUP. Namun hingga saat ini, laporan operasional dan pertanggungjawaban perusahaan milik daerah itu tidak kunjung diserahkan pimpinan BUMD dan BUD.

“Nanti kalau sudah tidak ada laporan pertanggungjawaban, maka RUPS atas BUMD dan BUP akan dilaksanakan. Karena setiap Paripurna DPRD selalu menanyakan hal ini kepada kami,” ujarnya.

Sebagai perusaahaan plat merah yang diberikan sejumlah fasilitas, tambah Nurdin, harusnya BUMD dan BUP Provinsi Kepri dapat menghidupkan bidang usahanya dan mendapat income pendapatan yang dapat menambah modal bahkan PAD daerah.

Sebelumnya, Pansus DPRD untuk LPP-APBD 2016 juga menyoroti kinerja BUMD dan BUP Kepri, yang dianggap, tidak dapat mempertanggungjawabkan Rp14 miliar dana APBD yang telah dialokasikan sebagai modal dari BUMD Kepri itu.

Atas dasar itu, Pansus DPRD Kepri meminta pada Gubernur segera dapat mengevaluasi dan mereview kembali keberadaan BUMD dan PT Pembangunan Kepri terhadap Rp14 miliar dana yang sebelumnya diinvestasikan ke perusahaan plat merah itu. (bt)

About admin

Lihat Juga

Data Pertumbuhan Ekonomi Kepri Menggembirakan di Triwulan Pertama

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Lukita Dinarsyah Tuwo mengatakan, data pertumbuhan ekonomi Batam …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *