Home / Pendidikan / Muslim Bidin: Berhentikan Kepala Sekolah Terlibat LKS

Muslim Bidin: Berhentikan Kepala Sekolah Terlibat LKS

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Muslim Bidin menyatakan sanksi paling tepat bagi kepala sekolah yang memaksakan siswa didiknya membeli Lembar Kerja Siswa atau LKS di toko tertentu adalah pemberhentian dari jabatannya.

“Kalau saya, memberikan sanksi berat, yaitu diberhentikan. Itu kalau wewenangnya di saya,” kata Kepala Dinas Pendidikan Muslim Bidin di Batam, Kepulauan Riau, Senin.

Namun, menurut dia, wewenang memberi sanksi kepada Kepala Sekolah berada di tangan Wali Kota Muhammad Rudi, dan dia menyerahkan sepenuhnya kepada pimpinan. Ia menyatakan Wali Kota telah bertemu seluruh kepala sekolah di Kecamatan Batuaji, terkait penjualan LKS yang terbatas di toko tertentu. Dalam pertemuan tersebut pemerintah akan membuat larangan tegas tentang penjualan LKS.

“Sore ini kami undang semua sekolah di Batuaji. Kami paksakan jangan sampai terjadi lagi,” katanya. Menurut dia, kepala sekolah yang terlibat dalam penjualan LKS tidak sedikit, namun jumlahnya mencapai belasan orang.

Dinas Pendidikan sudah menelusuri sekolah mana saja yang memaksakan siswanya membeli buku di toko buku tertentu, meski banyak kepala sekolah yang tidak mengakui pemaksaan itu. Kepala Dinas juga langsung memerintahkan seluruh pengawas sekolah turun ke lapangan demi memastikan praktik itu dihentikan.

“Tidak ada kepala sekolah yang mengakui, tapi kami sudah ada daftarnya,” kata Muslim.

Kepala Dinas mengaku tidak tahu sama sekali perihal penjualan LKS yang hanya terbatas di enam toko di enam kecamatan di kota itu. Ia tegas mengecam tindakan itu dan memerintahkan agar kepala sekolah tidak membatasi pembelian LKS di toko tertentu.

“Itu bukan dari Disdik, melainkan dari sekolah yang merekomendasikan. Saya prihatin, saya tidak tahu,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam Riki Indrakari menyatakan akan menyurati Wali Kota Batam agar memberikan sanki tegas kepada siapa pun yang terlibat dalam penjualan LKS itu. DPRD juga meminta Wali Kota mengeluarkan surat edaran larangan jual beli LKS kepada pihak sekolah.

Baca Juga  Terkait LKS, Zainuddin: Maksimalkan Peran Guru dan Menghidupkan Bank Soal

“Kami mendorong Kepala Dinas Pendidikan agar memotivasi guru mata pelajaran untuk menyiapan sendiri ‘hand out’ berupa RPP, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran dan atau LKS sesuai dengan tuntutan silabus yang bersumber dari buku paket,” kata dia. (antara)

About admin

Lihat Juga

Gubernur Nurdin : MTQ Harus Bisa Membumikan Alquran

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Lingga – Salah satu yang terpenting dari pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) adalah bisa membumikan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *