Home / Daerah / Anambas / Membuang Sampah di Laut Bisa Menyebabkan Wisatawan Enggan Berkunjung
SUASANA event Festival Padang Melang (FPM) yang digelar pada tahun lalu yang ramai dikunjungi wisatawan nusantara dan mancanegara.

Membuang Sampah di Laut Bisa Menyebabkan Wisatawan Enggan Berkunjung

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Anambas – Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) Abdul Haris SH mengimbau kepada masyarakat, agar tidak membuang sampah di laut yang menyebabkan wisatawan enggan berkunjung ke Anambas. Ia juga menegaskan, laut bukanlah tempat atau pun tong sampah. Hal itu mesti dilakukan, untuk menjaga kebersihan laut Anambas agar tetap indah dipadang mata.

”Saya mengimbau kepada masyarakat, agar selalu menjaga lingkungan tetap bersih dari sampah terlebih dengan membuang sampah di laut. Untuk membuang sampah rumah tangga dan sampah lainnya telah tersedia tong-tong sampah. Agar petugas yang akan mengambilnya, untuk dapat dibuang ke tempat pembuangan akhir,” kata Haris, kemarin.

Ia menguraikan, sejatinya laut merupakan kelangsungan hidup untukmasyarakat. Selain itu, Kabupaten Kepulauan Anambas luas lautannya mencapai 98 persen. Tentunya sangat penting, masyarakat menjaga agar tidak tercemar.

Lebih lanjut, Haris mengungkapkan, apalagi saat ini Anambas sedang giat-giatnya mempromosikan pariwisata baik itu wisata laut atau bahari dengan banyaknya pulau-pulau. Sehingga, pantai dan perairan secara keseluruhan harus terhindar dari sampah. Adanya sampah apalagi sampai berserakan, akan berdampak kepada minatnya wisatawan untuk datang ke daerah kita.

”Jangankan wisatawan asing, kita saja masyarakat didaerah ini akan malas untuk datang apabila tempat tersebut banyak sampah di lapangan,” sebutnya.

Masih kata Haris, saat ini sampah yang berserakan dilaut tersebut banyak sekali sampah plastik sisa rumah tangga. Hal ini perlu menjadi perhatian, karena sampah tersebut akan sulit terurai dan akhirnya mencemari ekosistem. Daerah ini juga, tambah Haris, telah ditetapkan oleh pemerintah pusat sebagai Tamam Wisata Perairan (TWP).

”Yang dibutuhkan saat ini adalah, kesadaran kita bersama untuk tidak membuang sampah sembarangan apalagi di laut,” ungkapnya.

Haris menekankan serta mengajak masyarakat, untuk sadar dan memahami bahwa laut bukanlah tong sampah. Namun, laut merupakan sumber kehidupan untuk mencari rezeki yang semestinya dijaga agar lestari untuk anak cucu kelak.

”Menjaga kebersihan itu berawal dari diri kita, kebersihan juga sebagian dari imam dan mari kita bersama menjaga laut,” tuturnya. (indra-tp)

About Sri Wahyudi

Freelancer, Jurnalis, Editor dan Grafis Designer di Hang Tuah News dan Hang Tuah Pos.

Lihat Juga

Provinsi Kepri Ditargetkan Menjual 500 Paket Wisata

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Provinsi Kepulauan Riau ditargetkan menjual 500 ribu paket wisata dalam program hot deal …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *