Home / EkBis / Masyarakat Tanjungpinang Kusiltanan Mendapat Gas LPG 3 Kg

Masyarakat Tanjungpinang Kusiltanan Mendapat Gas LPG 3 Kg

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Tanjung Pinang – Masyarakat bakal kesulitan mendapatkan tabung gas elpiji 3 kg (bersubsidi). PT Pertamina kini mulai menerapkan kebijakan baru memperlakukan Bright Gas 5,5 kg (non subsidi). Pertamina juga mulai menarik tabung gas 3 kkg dan mengantinya tabung gas 5,5 kg secara bertahap.

Pertamina mulai melakukan penukaran tabung kosong LPG 3 kg ke tabung gas 5,5 kilogram. Dua tabung gas PLG 3 kg ditukar satu tabung gas 5,5 kilogram. Yang mau menukar masyarakat hanya dikenakan biaya untuk isi LPG dan ongkos kirim saja, tanpa adanya tambahan biaya untuk trade in Bright Gas 5,5 Kg.

Tentu masyarakat sangat keberatan bila tabung gas 3 kg diganti dengan ukuran Bright Gas 5,5 kilogram. Harga gas elpiji 3 kg dijual ke konsumen hanya Rp 16 ribu hingga Rp 23 ribu. Beda dengan Bright Gas 5,5 kg pada saat isi ulang, harganya Rp 70 ribu hingga Rp 75 ribu. Selisih harganya cukup jauh. Ini trik yang dilakukan Pertamina untuk menarik gas elpiji yang disubsidi. Ini sama halnya saat Pertamina mengeluarkan kebijakan menarik subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) premium diganti dengan BBM jenis Pertalite (non subsidi), tujuannya untuk mengurangi pemakaian BBM jenis premium (subsidi). Lama-lama BBM jenis premium akan dihilangkan di pasarang.

Hal sama bakal dilakukan PT Pertamina untuk menghilangkan gas elpiji ukuran 3 kilogram di tengah masyarakat. Staf Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Tanjungpinang, Gilang Ikhsan Pratama, mengatakan tabung gas elpiji 3 kilo bakal susah diperoleh masyarakat Kota Tanjungpinang. Pasalnya, para agen elpiji di Tanjungpinang telah menerapkan penukaran tabung gas elpiji 3 kilo dengan tabung 5,5 kilo ke masyarakat.

”Penukaran tabung gas itukan sudah lama. Kalau tidak salah saya sudah sejak dari bulan Januari 2018, kemarin,” kata Gilang Ikhsan Pratama kepada Tanjungpinang Pos, Selasa (17/4).

Kata Gilang, saat itu dirinya mendapat laporan langsung dari agen elpiji di Tanjungpinang saat ini diterapkan terjadi pro dan kontra penukaran tabung gas dari 3 kilogram ke 5,5 kilogram. Intinya agen ingin menerapkan penukaran tabung gas elpiji dari 3 kilo ke 5,5 kilo. Apakah penerapan penukaran tabung gas elpiji dari 3 kilo ke 5,5 kilo, inisiatif agen atau intruksi langsung dari Pertamina.

”Sampai saat ini, kita belum ada menerima surat edaran atau sejenisnya dari pihak Pertamina terkait adanya penukaran tabung gas elpiji 3 kilo ke 5,5 kilo,” terang Gilang.

Sistem penukaran yang ia tahu, sambung dia bagi masyarakat yang memiliki dua tabung gas 3 kilo plus uang sebesar Rp 70 ribu, bisa langsung mendapat satu tabung 5,5 kilo yang sudah berisi gas. ”Yang saya tahu hanya itu saja. Coba lebih lanjut tanyak saja ke agen langsung. Karena mereka yang langsung menerapkan penukaran tabung gas itu,” sebut dia.

Sementara itu, Operasional Manager PT Bumi Kharisma Pratama, Rahim salah satu agen elpiji 3 kilo mengatakan, ia menerapkan penukaran tabung gas 3 kilo ke 5 kilo berdasarkan intruksi dari pihak Pertamina. ”Itu sudah lama kita terapkan,” kata Rahim.

Yang disayangkan, Rahim tidak memberitahukan sistem penerapan penukaran tabung gas 3 kilo ke 5,5 kilo. Saat ditanya, ia terus beralasan tidak memegang data. ”Saya lupalah. Dan saya tidak pegang data. Nanti saja, saya hubungi lagi,” singkat dia.

Informasi yang dihimpun jurnalis ini, pemerintah bakal menghapus gas subsidi. Seperti tabung gas elpiji 3 kilo yang selama ini diberikan subsidi dari pemerintah. Pemerintah melalui Pertamina ingin menerapkan tabung gas elpiji 5,5 kilo untuk masyarakat. Apabila masyarakat berminat dengan tabung 5,5 kilo, secara otomatis gas 3 kilo yang bersubsidi akan hilang di pasaran dan akan ditarik oleh pemerintah.(andri-tpp)

 

About Sri Wahyudi

Freelancer, Jurnalis, Editor dan Grafis Designer di Hang Tuah News dan Hang Tuah Pos.

Lihat Juga

Diprediksi 14 Ribu Siswa SMP Se-Kepri Mendaftar ke SMA

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Tanjung Pinang – Tahun ajaran baru 2018-2019 mendatang, diprediksikan akan ada 14 ribu pelajar Sekolah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *