Home / Peristiwa / Masalah Banjir, DPRD Pertanyakan Kinerja Pemko

Masalah Banjir, DPRD Pertanyakan Kinerja Pemko

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – DPRD Batam meminta Pemko Batam melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam harus memiliki perencanaan matang agar penanganan banjir lebih tepat sasaran dan terarah.

“Hujan sebentar saja sudah banjir di mana-mana. Penanganan banjir harus serius dengan mempersiapkan rencana yang strategis,” kata Ketua Komisi III DPRD Kota Batam Nyanyang Haris Pratamura dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air di Ruang Rapat Komisi III DPRD Kota Batam, Selasa (13/6).

Dia juga menanyakan kinerja pemerintah daerah dalam menangani serta mengantisipasi banjir. Menurut dia, kondisi banjir justru semakin hari semakin parah sampai memakan korban jiwa di daerah Sengkuang, beberapa waktu lalu.

“Selama ini sudah sampai mana kinerjanya. Jangan hanya bekerja namun malah semakin memperparah banjir di Batam,” ujarnya.

Menurut Nyangnya, perlu ada langkah konkrit dari dinas terkait karena anggaran telah diberikan sesuai dengan perencanaan. Selanjutnya, tinggal realisasi di lapangan, dengan terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait seperti Badan Pengusahaan (BP) Batam karena banjir ini selalu menjadi momok menakutkan bagi masyarakat.

“Dari sekarang sudah harus direncanakan dengan matang apa saja yang akan dianggarkan untuk penanganan banjir dalam APBD perubahan nanti. Harus dilakukan dengan serius dan komprehensif,” jelasnya.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Yumasnur menyampaikan bahwa salah satu faktor penyebab terjadinya banjir di Batam adalah akibat utilitas atau adanya pipa perusahaan melintang dalam saluran drainase sehingga membuat saluran air tidak lancar.

“Setelah dilakukan peninjauan ke lapangan, salah satu penyebab terjadi banjir adalah utilitas, utilitas tersebut bisa berbentuk pipa, kabel dan sejenisnya yang melintang di drainase,” katanya.

Permasalahan utilitas ini adalah berkaitan dengan BP Batam, maka Pemko Batam segera melakukan koordinasi untuk melakukan pemanggilan terhadap seluruh pemilik utilitas agar mereka memindahkannya ke tempat lain, sebab seluruh sampah tersendat dan menjadi sendimen sehingga imbasnya terjadi banjir.

“Kami sudah rapatkan minggu lalu, titik sendiri ada di Batuaji seperti di Simpang MKGR, di Sagulung Buana Raya, Nongsa Bandara dan Batam Kota Mitra raya,” jelasnya.

Saat ini jumlah titik banjir semakin bertambah banyak, sebelum dilakukan evaluasi ada sekitar 58 titik namun sekarang menjadi 68 titik, selain utilitas faktor lainnya adalah penyempitan drainase akibat lahan peruntukkannya dialokasikan oleh BP Batam. (sb)

About admin

Lihat Juga

Muslim Batam Jemput Ramadhan dengan Mengaji Massal

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Forum Silaturahmi Dewan Kemakmuran Masjid (Forsil DKM) mengadakan Batam Mengaji, Menjemput Ramadhan. Kegiatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *