Home / Info Cerdas / Manfaat dan Bahaya Ozon – Bagian 2

Manfaat dan Bahaya Ozon – Bagian 2

HANGTUAHNEWS.CO.ID  Ozon, O3, adalah bentuk oksigen yang mengandung tiga atom oksigen, bukan dua seperti yang ditemukan dalam oksigen yang kita hirup bersama. Ozon memiliki massa molekul 48. Seperti oksigen, ozon adalah gas. Tetapi ozon memiliki bau menyengat yang tajam. Nama “ozon” berasal dari kata Yunani yang berarti “bau.”

Ozon memiliki sisi yang menguntungkan dan membahayakan bagi kehidupan. Dalam atmosfer yang lebih rendah, ozon yang diproduksi oleh industri adalah polutan, yang dapat merusak sel-sel tumbuhan dan hewan. Beberapa kota besar memiliki tingkat bahaya ozon ketika konsentrasi ozon cukup tinggi dan mengancam kesehatan penduduknya.

Tapi kelangsungan kehidupan di bumi ini dimungkinkan karena sifat ozon. Di bagian atas atmosfer, atau stratosfer, lapisan ozon menyerap radiasi ultraviolet yang berbahaya dari matahari. Ozon menjaga radiasi agar tidak mencapai permukaan bumi, di mana ia dapat merusak makhluk hidup.

Dalam beberapa tahun terakhir, lubang di lapisan ozon semakin membesar di atas belahan bumi selatan. Lubang ini adalah area di mana jumlah ozon jauh lebih rendah daripada biasanya di sepanjang tahun. Lubang ini berpusat di atas Antartika. Fenomena ini biasanya berlangsung dari bulan September sampai Desember, yang merupakan musim semi di belahan bumi selatan. Eksposur yang lebih besar terhadap radiasi ultraviolet sebagai akibat penipisan lapisan ozon dikaitkan dengan meningkatnya sejumlah penyakit seperti katarak dan kanker kulit.

Apa Penyebab Lubang Ozon?

Keseimbangan sinar ultraviolet dijaga oleh lapisan ozon di stratosfer. Tapi keseimbangan ini berubah dengan adanya zat tertentu di atmosfer. Zat-zat ini mempercepat proses di mana ozon berubah kembali menjadi oksigen. Salah satu zat ini adalah klorin atom.

Baca Juga  Nama-Nama Anggota Tubuh Dalam Bahasa Arab (جسم الإنسان)

Polusi Atom klorin bereaksi dengan ozon untuk memecahnya menjadi oksigen biasa. Dalam proses itu, atom klorin dilepaskan lagi. Artinya, atom klorin bertindak sebagai katalis. Katalis adalah zat yang meningkatkan kecepatan reaksi tetapi tidak digunakan dalam reaksi. Karena atom klorin tidak digunakan, mereka dapat menyebabkan kerusakan banyak molekul ozon. Proses ini telah menyebabkan penipisan lapisan ozon bumi.

Dari mana atom klorin ini berasal? Banyaknya atom klorin yang hadir di stratosfer disebabkan penggunaan chlorofluorocarbon, atau CFC. CFC adalah molekul yang terdiri atas atom klorin dan fluorin yang melekat pada karbon. Selama bertahun-tahun CFC diproduksi oleh industri dan digunakan dalam lemari es dan AC, semprotan aerosol, dan kemasan busa. Setelah dilepaskan ke atmosfer yang lebih rendah, CFC akhirnya mencapai stratosfer. Di sana CFC dihancurkan oleh sinar ultraviolet, yang membagi-bagi atom klorin.

Dalam beberapa tahun terakhir, banyak negara telah sepakat untuk memantau dan mengurangi emisi berbahaya ini. Molekul lain kini telah digunakan untuk menggantikan CFC. Dan kabar baiknya, lapisan ozon perlahan-lahan mulai pulih seperti sedia kala.

About Dian Ratnawati

Lihat Juga

Pemkab Bintan Menargetkan Seluruh Desa Memiliki BU di 2018

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Bintan – Pemerintah Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau menargetkan seluruh desa memiliki Badan Usaha Milik Desa pada …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *