Home / Pendidikan / LPMP Kepri Gelar Workshop Berorientasi Pada Pembentukan Karakter
Penyerahan cinderamata dari pihak sekjen Kemendikbud RI - Didik Suhardi kepada ketua LPMP Kepri - Ulfa Maria

LPMP Kepri Gelar Workshop Berorientasi Pada Pembentukan Karakter

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Dalam upaya peningkatan mutu satuan pendidikan dan relevansi pembelajaran yang berorientasi pada pembentukan karakter, Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) provinsi kepri menggelar workshop/pelatihan bagi kepsek, pengawas dan guru mulai dari tingkat SD hingga SMA/SMK yang digelar selama 3 hari, 15-17 november 2016, di BCC Hotel & Residence Batam. Pembukaannya dimulai senin (14/11) oleh kementerian pendidikan dan kebudayaan RI Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.Ap yang diwakili oleh sekjen kementerian pendidikan dan kebudayaan RI Didik Suhardi, P.Hd.

Kegiatan ini dihadiri pula oleh kepala LPMP provinsi kepri Dr. Hj. Ulfa Maria, M.Pd, kadisdik provinsi kepri Drs. Arifin Nasir, Kadisdik kota Batam Drs. H. Muslim Bidin, MM, serta 500 undangan diantaranya kepsek, pengawas dan perwakilan guru se-kota Batam, serta perwakilan dari kawasan Hhinterland (Anambas, Karimun, Natuna, Tanjungpinang, Bintan).

Adapun tujuan workshop ini diorientasikan pada pembentukan karakter, dan workshop ini dimaksudkan untuk memfasilitasi satuan pendidikan di 7 kabupaten/kota provinsi kepri agar peningkatan penjaminan mutu pendidikan relevan dengan pembentukan karakter pelaku pendidikan di seluruh kepri.

Dalam kesempatan sambutannya, Kepala LPMP provinsi kepri Ulfa Maria memaparkan bahwa tahun 2014 LPMP kepri sudah hadir. “Dan untuk melaksanakan penjaminan mutu di kepri, kita melakukan pemetaan, fasilitasi, melalui supervisi, bimtek, workshop, dan pemerintah sudah memberikan dukungan kepada LPMP. Keberadaan LPMP sangat dinantikan dan memberikan kontribusi bagi pendidikan di kepri, program yang sudah dilaksanakan sejak 2014, yaitu program kurikulum 2013, yang melibatkan peran besar dinas kabupaten/kota, kerjasama kepsek dan guru, dan kolaborasi dengan dinas kabupaten/kota dan provinsi, pelaksanaan pelatihan di 1450 sekolah di kepri, diupayakan bisa diselesaikan di bulan november ini,” ulas Ulfa, seraya berharap sekolah di kepri mampu melampaui standar nasional pendidikan setelah mendapatkan pelatihan ini dan di tahun 2019 seluruh sekolah baik negeri maupun swasta sudah menerapkan kurikulum 2013.

Baca Juga  Sosialisasi Permendikbud dan Penguatan Pendidikan Karakter

Sedangkan Kadisdik provinsi kepri Arifin Nasir mengatakan informasi yang diwacanakan oleh pusat, oleh seluruh satuan pendidikan harus sigap menyikapi, seperti Full Day School (FDS), berapa sekolah negeri yang bisa melaksanakan FDS, lalu persiapan UN harus dikawal sejak awal tahun ajaran, tidak 2 bulan sebelum UN. “Tugas kita untuk mencetak siswa yang berotak jerman, berhati mekkah, anak didik yang cerdas dan berakhlak baik, gurunya haruslah yang sesuai dengan pendidikannya, yaitu sarjana pendidikan, bukan yang coba-coba, demi untuk mencetak anak didik yang berkompeten dan berkualitas,” imbuhnya.

Rangkaian pembukaan workshop peningkatan mutu satuan pendidikan dan relevansi pembelajaran LPMP Provinsi Kepri
Rangkaian pembukaan workshop peningkatan mutu satuan pendidikan dan relevansi pembelajaran LPMP Provinsi Kepri

Terakhir sekjen kemendikbud Didik Suhardi menyampaikan adat melayu diharapkan bisa dimasukkan dalam program pendidikan di kepri. “UN bukan satu ukuran mutu, yang bisa diukur secara kuantitatif memang UN, namun karakter/nilai menjadi tolak ukur hasil proses pendidikan, karakter didapat dari pengalaman belajar, dan kemendikbud memiliki tugas untuk melancarkan program KIP, pendidikan karakter, dan pendidikan fokasi (keahlian). Dan guru wajib mengajar 8 jam sehari, diluar jam wajib bila ada kegiatan untuk siswa tetap akan dihitung sebagai jam beban mengajar, sabtu minggu libur,” ujarnya.

Kata Didik juga, bahwa sebetulnya bukan masalah FDS nya. “Namun yang penting adalah tentang penguatan karakter pada siswa (ppk), untuk pendidikan fokasi, agar dibuka smk kemaritiman bagi kepri yang berbasis kelautan,” tutup Didik seraya secara resmi membuka workshop dengan pemberian cinderamata dari pihak kemendikbud kepada LPMP provinsi kepri. (dian)

About Dian Ratnawati

Lihat Juga

Kominfo Mengajak Pelajar-Mahasiswa Batam Promosikan Pembangunan Melalui Vlog

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Pelajar dan mahasiswa di Kota Batam diajak promosikan hasil pembangunan pemerintah melalui video …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *