Home / Internasional / Kucuran USD 13 Juta Dana Bantuan Canada untuk ASEAN

Kucuran USD 13 Juta Dana Bantuan Canada untuk ASEAN

“Kucuran dana sebesar US$ 5 juta untuk mendukung hak-hak migran di ASEAN. Kucuran dana tersebut adalah inisiatif yang diambil oleh pemerintah Canada bersama ILO.”

HANGTUAHNEWS.CO.ID – Pemerintah Canada telah menyediakan dana bantuan lebih dari US$ 13 juta untuk membantu pekerja yang paling rentan untuk kawasan Asia Tenggara (ASEAN), khususnya para pekerja perempuan. Bantuan dana yang disediakan oleh Pemerintah Kanada tersebut bertujuan untuk mendorong para pekerja kaum hawa di kawasan ASEAN untuk menjadi lebih sukses dalam dunia bisnis. Program pemberian dana bantuan dari Pemerintah Canada ini diberi nama ASEAN Regional Development dengan tujuan untuk merangsang pertumbuhan ekonomi lebih lanjut.

Jum’at tanggal 9 Desember 2016 di Jakarta, Duta besar Canada untuk ASEAN, Marie-Louise Hannan menuturkan, “Melalui inisiatif ini kami mendukung usaha kecil dan menengah (UMKM) dan memajukan demokrasi, dengan mempromosikan dan melindungi hak asasi manusia bagi kelompok pekerja yang paling rentan.”

Untuk melaksanakan program dana bantuan tersebut, pemerintah Canada telah bekerja sama dengan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). Dalam kerjasama tersebut Canada mendukung penelitian, pelatihan dan peningkatan kapasitas untuk membantu pemerintah di negara-negara anggota ASEAN. Selain itu, pemerintah Canada juga berperan dalam menempatkan kebijakan dan program UMKM yang ramah, serta mengidentifikasi peluang mengintegrasikan UKM dalam rantai global.

Selanjutnya Marie-Louise Hannan juga mengatakan, pemerintah Canada belum lama ini juga telah mengumumkan kucuran dana sebesar US$ 5 juta untuk mendukung hak-hak migran di ASEAN. Kucuran dana tersebut adalah inisiatif yang diambil oleh pemerintah Canada bersama ILO. Inisiatif tersebut bertujuan untuk meningkatkan akses perlindungan sosial dan meningkatkan peluang pergerakan di kawasan ASEAN.

Marie-Louise Hannan menuturkan lagi “Kami membantu mendukung pelaksanaan kesetaraan gender, termasuk metode untuk meningkatkan akses perempuan terhadap keadilan, sesuai dengan standar hak asasi manusia internasional serta komitmen kesetaraan gender.” (vv/sw)

Baca Juga  Indonesia Melepas 330 Pemuda Duta Pertukaran Budaya ASEAN

About Sri Wahyudi

Freelancer, Jurnalis, Editor dan Grafis Designer di Hang Tuah News dan Hang Tuah Pos.

Lihat Juga

Jokowi Undang Paus Fransiskus ke Indonesia

HANGTUAHNEWS.CO.ID, – Presiden Joko Widodo mengundang Pemimpin Takhta Suci Vatikan, Paus Fransiskus, untuk berkunjung ke Indonesia. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *