Home / Budaya / Kepri Jadi Jantung Rujukan Melayu Dunia
Rida K Liamsi

Kepri Jadi Jantung Rujukan Melayu Dunia

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Tanjungpinang – Portal yang dirancang budayawan Kepulauan Riau, Datuk Seri Lela Budaya Rida K Liamsi (RDK) akan diluncurkan secara akbar pada awal Maret 2017.

Hal tersebut disampaikan oleh bagian manajemen dan event organizer (EO), Pepy Candra. Dia mengatakan, bahwa konsep peluncuran portal kemelayuan yang bakal menjadi pusat rujukan dunia tersebut menggunakan videotron milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau. ”Kita coba gandeng videotron Pemprov, jadi ketika diklik akan langsung muncul di layar raksasa itu,” ujarnya kepada awak media.

Bukan tanpa alasan menjadikan Kepulauan Riau sebagai pusat berdirinya portal Melayu. Selain Kota Tanjungpinang yang merupakan pusat pemerintahan provinsi, juga memiliki arti besar dalam lembar sejarah baik skala nasional maupun internasional.

”Tanjungpinang adalah tempat yang sangat cocok untuk rujukan tentang kemelayuan, sebab portal-portal lain yang membicarakan Melayu hanya secara global saja, sementara kita nantinya akan jauh lebih spesifik,” ujar Rida beberapa waktu lalu dalam forum pematangan tim yang bertugas.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kepulauan Riau, Yatim Mustafa sangat menyambut baik, rancangan akbar yang digagas Rida. Menurut Yatim, kontribusi tersebut akan mampu memberikan dampak yang sangat luas terhadap eksistensi dan pondasi pada pilar-pilar kebudayaan di Kepri.

”Tentunya pihak pemerintah merasa sangat terbantukan dengan adanya portal tersebut, setidaknya sebagian Pekerjaan Rumah (PR) yang menjadi utang pemerintah terhadap kebudayaan bisa terbantukan dengan wujudnya sumber data dalam bentuk virtual itu,” kata Yatim Mustafa.

Penjelasan lebih kompleks diuraikan oleh Kepala Bagian Teknologi dan Pengembangan Jaringan, Adi Pranadipa yang mengatakan, portal tersebut nantinya akan senantiasa berada di saku setiap warga karena akan disebarkan dalam bentuk aplikasi.

”Kita menggandeng Android dan IOS untuk penyebaran aplikasinya, jadi bisa di download oleh semua orang yang ingin mengetahui, mempelajari maupun mengkaji segala sesuatu tentang Melayu,” paparnya.

Kabar yang tersebar di kalangan tim yang dibentuk Rida, portal kemelayuan ini nantinya akan mampu menjangkau jauh portal Melayu yang selama ini sudah terlebih dahulu ada.

Hal tersebut dikarenakan, portal yang dirancang menggandeng beberapa elemen, diantaranya, Media Harian Tanjungpinang Pos, Yayasan Jembia Emas, Dewan Kesenian Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Tanjungpinang, serta didukung penuh hasil riset dan penelitian dari sejarawan Kepri Aswandi Syahri. (cr33/tp)

About admin

Lihat Juga

Apresiasi Anugerah Batam Madani 2017

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Sebagai wujud apresiasi pemerintah kota Batam kepada 10 tokoh yang membawa pengaruh …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *