Home / Pendidikan / Kemitraan Orang Tua dan Guru dalam Membangun Karakter Siswa SD
Ilustrasi.

Kemitraan Orang Tua dan Guru dalam Membangun Karakter Siswa SD

Oleh Hj. Wiwit Widji Rahayu, S.Pd, M.M

Hj. Wiwit Widji Rahayu, S.Pd, M.M.

Perubahan paradigma dalam hal hubungan orang tua, sekolah dan masyarakat terjadi seiring perubahan yang terjadi di dunia pendidikan sebagai akibat dari berubahnya norma dan pranata masyarakat sebagai akibat dari perubahan zaman. Globalisasi, dengan revolusi informasi dan teknologinya, membuat dunia serasa semakin kecil. Batasan waktu dan ruang tidak ada lagi. Arus informasi mengalir bebas dari satu belahan bumi ke belahan bumi lainnya.

Sekolah sebagai lembaga yang di ciptakan masyarakat untuk membantu keluarga dan masyarakat dalam tugas menyiagakan generasi anak – anak yang belum siap dalam diri anak suatu kondisi fisik, intelektual dan moral yang dituntut oleh masyarakat secara keseluruhan.

Pendidikan anak merupakan hal yang sangat urgent untuk kita perhatikan sebagai orang tua agar anak – anak menjadi generasi muda bisa tumbuh dan berkembang sesuai dengan tujuan Pendidikan Nasional. Pendidikan sebagai modal dasar untuk menyiapkan insan yang berkualitas.

Terhadap suatu persoalan anak bolos, anak drop out atau tidak naik kelas, tidak buat PR, tidak membawa buku PR, serta suka malak, berkata jorok, selalu tidak disiplin, adalah hal-hal yang biasa terjadi pada anak. Yang di notabenekan ada apa dengan anak ini, ada apa di rumahnya. Maka disini peran orang tua dapat andil di dalam mengawasi anak di rumah. Kemitraan ini tentu harus dijalin antara orangtua dan guru di sekolah. Menurut Undang – Undang Sisdiknas Pendidikan adalah Usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang di perlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.

Memahami Psikologi pendidikan anak sangat penting dilakukan oleh para orang tua dan guru. Dengan memahami psikologi pendidikan anak secara baik orang tua dan guru di sekolah dapat menerapkan metode – metode pendidikan yang sesuai kebutuhan dan tahap perkembangan anak sekolah dasar. Dengan demikian, hasil dari proses mendidik akan optimal.

Sebagaimana yang kita ketahui setiap anak memiliki masing – masing karakteristik umum anak sekolah dasar antara lain :

  1. Senang bermain, terutama mereka yang di kelas awal,
  2. Aktif bergerak masih belum bisa duduk diam pada waktu yang lama.
  3. Mempunyai rasa ingin tahu yang besar.
  4. Masih lebih mudah memahami hal – hal yang bersifat kongkret.
  5. Mulai berpikir logika dan bisa memecahkan masalah sederhana.
  6. Mulai mencari sendiri hal-hal yang mereka ingin ketahui.
  7. Mulai memasuki masa pubertas.
  8. Senang bekerja dalam kelompok dan mulai tidak bergantung pada kehadiran orang dewasa.

Sesuai dengan karakteristik anak-anak usia sekolah dasar diatas ada beberapa model pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan anak yang dapat diterapkan oleh para guru.

  1. Metode pendidikan yang memungkinkan anak untuk bergerak atau berpindah tempat.
  2. Metode pembelajaran yang membiasakan anak kesempatan untuk belajar atau belajar secara kelompok.
  3. Metode pembelajaran yang memberikan anak kesempatan untuk terlibat langsung dalam proses belajar.
  4. Metode pembelajaran yang syarat dengan permainan – permainan.

Begitu juga dengan keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak diantaranya :

  1. Meningkatkan kepercayaan anak.
  2. Meningkatkan kehadiran anak di sekolah.
  3. Meningkatkan perilaku positif anak.
  4. Meningkatkan keinginan anak untuk bersekolah.
  5. Meningkatkan komunikasi antara anak dan orang tua.
  6. Meningkatkan harapan orang tua pada anak.
  7. Meningkatkan kepercayaan dini orang tua.
  8. Meningkatkan kepuasan orangtua terhadap sekolah.
  9. Meningkatkan semangat kerja guru.
  10. Mendukung iklim sekolah yang lebih baik.
  11. Mendukung kemajuan sekolah secara keseluruhan.
Baca Juga  Meningkatkan Profesionalitas Kepala Sekolah/Madrasah Melalui Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan dan Penguatan Kepemimpinan Pembelajaran Abad 21

Keterlibatan orang tua dalam kegiatan sekolah diharapkan agar orang tua akan memahami program sekolah, dapat membantu menyelaraskan kegiatan anak di rumah, memberi masukan untuk kemajuan sekolah, mengikuti kemajuan belajar anak dan memberi dukungan untuk kemajuan anaknya, membantu mengatasi berbagai permasalahan yang di hadapi sekolah.

Disini juga diharapkan kehadiran orangtua dalam pengambilan rapor tiap semester yang diharapkan selain dapat berkomunikasi terhadap perkembangan anak kita, juga sebagai bentuk penghargaan, ucapan terima kasih terhadap guru. Anak akan merasa diperhatikan dan menjadi sumber motivasi bagi anak, dan orang tua akan mendapat umpan balik secara langsung tentang pendidikan anak kita di sekolah. Orang tua harus selalu kontak dengan guru lewat nomor handphone , whatsapp , bbm dan sebagainya untuk dapat melihat perkembangan anak di sekolah.

Karakter anak dapat dibentuk dari rumah, dan itu akan menjadi kebiasaan anak hingga dewasa kelak. Beribadah (sholat 5 waktu mengajarkan disiplin), berdoa sebelum makan, berpamitan, (cium tangan orang tua dan guru), meminta izin sebelum pergi, menghormati kepada yang lebih tua, bertutur kata yang sopan sering bersedekah dan tidak sombong, dan sebagainya.

Agama harus dijadikan pedoman untuk jadi panutan di rumah orang tua dapat membuat aturan yang merupakan budaya baik yang dapat dijadikan yang dapat dikaitkan yaitu: contoh mengerjakan sholat 5 waktu serta disiplin dalam berdoa.

Di samping itu dengan membantu orangtua di rumah anak merasa diakui keberadaannya sesuai dengan kata. Dr. James. C. Dobson. (Psikologi). Anak bukan tamu biasa di rumah kita, mereka telah di pinjamkan oleh Tuhan untuk sementara waktu kepada kita dengan tujuan, mencintai mereka dan menanamkan nilai – nilai dasar untuk kehidupan masa depan yang akan mereka bangun. Jangan paksa kehendak mereka, tapi orang tua dapat terbuka melalui hati masing – masing akhirnya dapat diterima dengan anak.

Orang tua dan guru jadikanlah anak sebagai teman, bila anak berbicara, pahamilah tingkah laku anak, dengar perasaannya, beri mereka motivasi, mengajarkan kata yang positif, berikan mereka kasih sayang, dengan keterbukaan antara orang tua dan anak, guru dan siswa semuanya dapat menyelesaikan masalah. Lindungi anak – anak kita dari kekerasan seksual tuntun mereka tentang agama karena dengan agama mereka akan selamat dunia dan akhirat.

Mudah – mudahan beberapa inspirasi dan kiat untuk membantu ayah bunda dalam mendukung dengan cara bermitra dengan sekolah dan dengan menciptakan suasana rumah yang aman, nyaman dan menyenangkan. Ayah bunda diharapkan terlibat dalam pendidikan di rumah dan di sekolah dengan harapan. Anak kita menjadi anak harapan bangsa, menjadi yang berbudi pekerti , karakter dan berprestasi. Semoga anak bangsa kita terselamatkan di dunia dan akhirat.

About Dian Ratnawati

Lihat Juga

Kominfo Mengajak Pelajar-Mahasiswa Batam Promosikan Pembangunan Melalui Vlog

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Pelajar dan mahasiswa di Kota Batam diajak promosikan hasil pembangunan pemerintah melalui video …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *