Home / Politik / Kemendagri Tambah Ketentuan Sanksi Ketidakhadiran Cawagub
Surya Makmur Nasution.

Kemendagri Tambah Ketentuan Sanksi Ketidakhadiran Cawagub

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Tanjungpinang – Kementerian Dalam Negeri tidak mengubah tata tertib dalam pemilihan calon gubernur dan wakil gubernur Kepulauan Riau yang diusulkan panitia khusus, melainkan hanya menambah dua ayat pada pasal 35 untuk mempertegas sanksi.

“Pasal 35 dalam tatib itu tentang ketidakhadiran cawagub Kepri dalam pemilihan. Jika tidak hadir tanpa alasan akan dikenakan sanksi,” kata Ketua Panitia Khusus Pemilihan Cawagub Kepri Surya Makmur Nasution di Tanjungpinang, Kamis.

Surya menambahkan, bila cawagub Kepri yang diusulkan partai pengusung berhalangan hadir karena alasan tertentu, harus mendapat persetujuan atau ijin dari pihak yang berwenang.

“Itu aturan main dalam Pasal 35 Tatib Pemilihan Cawagub Kepri, yang wajib dipatuhi,” tegas politisi Partai Demokrat itu.

Ia menjelaskan, Panitia Khusus Pemilihan Cawagub Kepri yang berjumlah 15 orang menetapkan 39 pasal dalam tata tertib pemilihan. Kemendagri tidak mengubah satupun pasal maupun ayat dalam ketentuan tersebut.

“Saya memberi apresiasi kepada teman-teman panitia khusus yang sudah bekerja keras, dan melahirkan produk yang sangat baik. Kalau dinilai hasil kerja ini sama seperti A+,” ujarnya.

Surya mengemukakan, Pansus Pemilihan Cawagub Kepri akan menyampaikan tata tertib pemilihan dalam rapat paripurna Senin pekan depan. Kemudian dilanjutkan dengan penetapan 9 orang anggota panitia pemilih, yang terdiri dari utusan fraksi.

Anggota panitia pemilih terdiri dari anggota panitia khusus, dinilai memiliki pemahaman dan pengetahuan selama proses penyusunan Tata Tertib Pemilihan Cawagub Kepri.

“Rapat penetapan panitia pemilih akan dipimpin Pansus Pemilihan Cawagub Kepri,” tuturnya.

Menurut dia, Gubernur Kepri Nurdin Basirun yang juga Ketua Partai Nasdem Kepri sudah menerima hasil evaluasi Kemendagri terkait aturan main dalam pemilihan Cawagub Kepri.

“Saya berharap proses pemilihan cawagub berlangsung mulus sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.

Berdasarkan catatan, HM Sani (almarhum)-Nurdin Basirun diusung lima partai pada Pilkada Kepri 2015, yakni Demokrat, Nasdem, PKB, PPP dan Gerindra. Nurdin Basirun merekomendasikan Isdianto dan Agus Wibowo sebagai Cawagub Kepri sebelum Panitia Khusus Pemilihan Cawagub Kepri terbentuk.

Gubernur Nurdin belum memastikan apakah mengubah rekomendasi tersebut atau tidak. Namun sejumlah pengurus partai pengusung mendesak gubernur mendudukkannya kembali sehingga dua nama cawagub yang diusung sesuai keinginan bersama.

Sementara pansus memberi kelonggaran kepada gubernur terkait nama-nama yang direkomendasikannya akan disetujui bila dapat dibuktikan dengan berita acara dukungan dari seluruh partai pengusung.

“Nanti setelah tata tertib pemilihan disahkan, saya akan dudukkan kembali dengan pengurus partai pengusung,” kata Nurdin belum lama ini. (antara)

About admin

Lihat Juga

Bawaslu Tanjungpinang Mengamankan Empat Alat Peraga Kampanye

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Tanjungpinang – Badan Pengawas Pemilu Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, mengamankan empat alat peraga kampanye yang dipasang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *