Home / Daerah / Batam / Kejagung Bakal Verifikasi Nama Pejabat Tersangkut Panama Papers

Kejagung Bakal Verifikasi Nama Pejabat Tersangkut Panama Papers

HANGTUAHNEWS.CO.ID – Kejaksaan Agung (Kejagung) bersama aparat hukum lainnya segera memverifikasi perusahaan,warga dan pejabat  Indonesia yang termasuk ke dalam dokumen Panama Papers.

Pendalaman itu juga mengarah ke nama Menkopolhukam Luhut Binsar Panjaitan, dan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan BPK Harry Azhar Azis yang diduga namanya juga tercantum dalam dokumen rahasia tersebut. Jaksa Agung HM Prasetyo mengatakan, langkah awal menguak mengenai isu yang menjadi sorotan publik saat ini adalah melakukan verifikasi terlebih dahulu.

“Kita harus lakukan verifikasi dan validasi termasuk nanti kajian bersama. Karena yang namanya offshore company, itu semua berlatar belakang melakukan kejahatan, ada juga yang tidak,” ujar Prasetyo di Gedung Bundar, Jakarta, Selasa (26/4). Misalnya, lanjut dia, upaya menghindari pajak ganda. “Ketika ada perusahaan kita inves ke luar negeri, kalau tidak punya perusahaan lain, pajak kan double. Di sini bayar di sana bayar,” sambung mantan Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) ini.

“Kalau punya perusahaan lain yang namanya sekarang ini dikenal dengan offshore company, jadi nanti yang bergerak offshore company itu, sehingga yang kena pajak hanya di tempat investasi, itu tidak ada persoalan,” tambah Prasetyo.

Adapun yang menjadi permasalahan, jika pembentukan offshore company itu untuk menutupi hasil kejahatan. Misalnya untuk menampung hasil transaksi ilegal, dana terorisme, dana yang didapatkan dari peredaran Narkoba atauhuman trafficking. “Selebihnya untuk menghindari pajak dan sebagainya, itu kewenangan Dirjen Pajak dan Kementerian Keuangan,” ujar Prasetyo.

Polemik Panama Papers beberapa pekan terakhir memang tengah menjadi sorotan publik. Bagaimana tidak, sebelumnya Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Harry Azhar Azis tercantum dalam dokumen itu. Dalam bocoran dokumen dari firma hukum Mossack Fonseca itu, Harry merupakan pemilik salah satu perusahaan offshore, Sheng Yue International Limited.

Baca Juga  Gubernur Kepri Enggan Tanggapi Rencana Interpelasi

Sheng Yue International Limited diduga adalah perusahaan yang didirikan di negara suaka pajak dengan tujuan menghindari pembayaran pajak dari wajib pajak kepada negara asalnya. Sedangkan, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan namanya dikabarkan juga masuk dalam Panama Papers.

Luhut disebut-sebut memiliki perusahaan bernama Mayfair International Ltd, yang terletak di negara kecil di tengah Samudra Hindia, 1.600 km arah timur daratan Afrika. Meski demikian Luhut menyatakan tak pernah mengenal perusahaan itu.

Untuk informasi The Panama Papers adalah bocoran dokumen dari firma hukum Mossack Fonseca. Kantor pengacara yang berbasis di Panama ini terkenal memiliki spesialisasi membuat perusahaan offshore rahasia di kawasan suaka pajak, seperti British Virgin Islands.

About admin

Lihat Juga

Forum PLKP Kepri Berencana Membangkitkan Pariwisata Edukasi

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (PLKP) Provinsi Kepri akan membangkitkan pariwisata edukasi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *