Home / Peristiwa / Kasus WNA Singapura Digantung Oleh Kejaksaan Negeri Kota Batam

Kasus WNA Singapura Digantung Oleh Kejaksaan Negeri Kota Batam

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Keberadaan warga negara Singapura yang kasusnya digantung oleh kejaksaan negeri Batam selama 21 bulan. Hal tersebut ditelusuri oleh awak media hangtuah pos bahwasannya dia pernah mempunyai istri seorang Indonesia dan bercerai karana kasus KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga). Dan yang menjadi pertanyaan kami, yaitu keberadan Mohamed Rasid bin Mohamed Kassim Shib (67 tahun) yang hidup di jalanan di sekitar lokasi jodoh tanpa memegang passportnya.

Ketika awak media hangtuah pos mewawancarai beliau, beliau mengatakan bahwa passportnya ditahan oleh pihak kejaksaan kota Batam karena kasus beliau yang tidak kunjung usai dikarenakan alasan kesehatan beliau, namun ternyata keberadaan beliau tidak ada di rumah sakit, bahkan saat awak media hangtuah pos menemui beliau, di warung makan sekitar jodoh dengan baju dekilnya dengan menikmati sebungkus rokok dan meminum secangkir kopi, menurut keterangan beliau bahwa sebenarnya beliau harus menjalani hukuman kurungan selama 2 bulan penjara namun sampai saat ini beliau masih berkeliaran di kota Batam, hukuman tidak dapat dilakukan oleh LP dikarenakan kondisi kesehatan beliau yang menjadi alasan utama. Dan ketika awak media hangtuah pos konfirmasi kepada Rasid, bahwa kasusnya telah diputuskan oleh kejaksaan negeri  Batam sejak tahun 2014.

Ketika awak media hangtuah pos mengkonfirmasi ke kejaksaan negeri Batam, bpk Imanuel menyatakan bahwa kasus beliau telah di handle oleh konsuler Singapura di Batam, namun ketika awak media hangtuah pos mendatangi kantor konsuler Singapura di Batam tidak dapat diperoleh keterangan apapun, hanya didapat statement dari sekretaris konsuler Singapura di Batam bahwa Singapura menyerahkan kasus tersebut sepenuhnya kepada pemerintah Indonesia, namun kali kedua awak media hangtuah pos mengunjungi kejaksaan negeri Batam dan menemui kabid intel, memberikan statement bahwa beliau belum mengetahui keberadaan kasus tersebut, dan terkesan kejaksaan negeri Batam mengkaburkan kasus Mohamed Rasid bin Mohamed Kassim Shib.

Dan yang membuat awak media hangtuah pos terkejut adalah statement dari Mohamed Rasid bin Mohamed Kassim Shib yang telah memberikan uang sejumlah 10000 dolar Singapura kepada pihak kejaksaan dan 5000 dolar Singapura kepada polresta balerang.

Apakah statement Mohamed Rasid bin Mohamed Kassim Shib itu benar adanya ? (tim, bersambung..)

About admin

Lihat Juga

Muslim Batam Jemput Ramadhan dengan Mengaji Massal

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Forum Silaturahmi Dewan Kemakmuran Masjid (Forsil DKM) mengadakan Batam Mengaji, Menjemput Ramadhan. Kegiatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *