Home / Daerah / Batam / Kantor Bahasa Provinsi Kepri Akan Menggelar Penyuluhan Surat Dinas Pemda dan Literasi Peserta Didik
Kepala Perwakilan Kantor Bahasa Provinsi Kepri, Zuriyati Mahar (Kanan), saat berkunjung ke Kantor Walikota Batam.

Kantor Bahasa Provinsi Kepri Akan Menggelar Penyuluhan Surat Dinas Pemda dan Literasi Peserta Didik

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau akan menggelar penyuluhan surat dinas untuk pemerintah daerah. Penyuluhan digelar di Hotel PIH Batam Centre, Selasa (20/2).

“Kegiatan ini dibagi dua gelombang dengan jumlah peserta keseluruhan 80 orang,” kata Kepala Perwakilan Kantor Bahasa Provinsi Kepri, Zuriyati Mahar, saat berkunjung ke Kantor Walikota Batam, Senin (19/2).

Tujuan kegiatan ini adalah menyampaikan kepada pegawai pemerintah daerah tentang tata naskah dinas yang baik dan benar. Ia berharap kegiatan ini didukung oleh pemerintah daerah di Kepri, termasuk Kota Batam.

Program lain yang akan digelar Kantor Bahasa Kepri adalah literasi peserta didik. Dalam hal ini targetnya adalah menanamkan minat baca dan tulis di lingkungan pendidikan dasar. Untuk kegiatan ini Kantor Bahasa juga mengharapkan dukungan pemerintah daerah yang memiliki tanggungjawab terhadap dunia pendidikan khususnya tingkat dasar.

“Yang menjadi produk unggulan Kantor Bahasa adalah Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Untuk kosakata, Kantor Bahasa akan memasukkan seribu kosakata yang ada di Kota Batam untuk dimasukkan ke KBBI. Tahun 2018 ini, Kantor Bahasa juga memulai program pemetaan bahasa,” papar wanita asal Pekanbaru ini.

Pada kesempatan tersebut Zuriyati menjelaskan bahwa Perwakilan Kantor Bahasa Provinsi Kepri sudah berdiri sejak tahun 2009 di Ibukota Provinsi, Tanjungpinang. Kantor Bahasa ini berada di bawah Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Adapun yang menjadi tugasnya yakni melaksanakan kebijakan teknis Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa di bidang penelitian, pembinaan, dan pengembangan bahasa dan sastra Indonesia. Serta bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan teknis di bidang kebahasaan dan kesastraan.

“Kami juga siap menjalin kerjasama dengan berbagai lembaga lain, baik pemerintah maupun swasta, di bidang penelitian, pembinaan, dan pengembangan kebahasaaan dan kesastraan Indonesia dan daerah. Selain itu juga melakukan penelitian berbagai aspek kebahasaan dan kesastraan di Provinsi Kepulauan Riau,” terangnya.

Sementara itu Walikota Batam, Muhammad Rudi memberikan masukan agar Kantor Bahasa Kepri juga memasukkan kurikulum Bahasa Inggris. Ini sesuai dengan motto Kantor Bahasa, Lestarikan Bahasa Daerah dan Pelajari Bahasa Asing. Karena selain harus menguasai Bahasa Indonesia, generasi muda juga harus menguasai Bahasa Inggris. Bahasa asing, kata Rudi, akan menjadi modal bagi generasi muda untuk bekerja di luar negeri.

“Ini sebagai masukan dari saya agar dapat menambah kurikulum Bahasa Inggris khusus untuk Kepri. Karena masih banyak yang bekerja di luar negeri tugasnya di dapur, itu karena apa? Karena tidak bisa menguasai Bahasa Inggris,” ujarnya. (kartika/mcb)

About Sri Wahyudi

Freelancer, Jurnalis, Editor dan Grafis Designer di Hang Tuah News dan Hang Tuah Pos.

Lihat Juga

Tujuh Kaligrafi Batam Lolos ke Final MTQ VII Kepri 2018

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Seluruh kaligrafi dari kafilah Kota Batam yang berjumlah tujuh kaligrafi, lolos menuju final …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *