Home / EkBis / Investasi Perlu Kepastian Hukum dan Kenyamanan

Investasi Perlu Kepastian Hukum dan Kenyamanan

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Gubernur H Nurdin Basirun berharap permasalahan yang sedang terjadi dapat diselesaikan dengan baik dan bijak. Karena keamananan, ketertiban dan kondusifitas Kota Batam dapat memberi rasa nyaman dalam berinvestasi.

“Dunia usaha perlu kepastian hukum. Hilangkan egosektoral kelembagaan untuk membuat Batam menjadi lebih baik,” kata Gubernur Nurdin saat membuka Rapat Pimpinan II Kadin Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2016 di Hotel Sahid Batam Centre, Kota Batam, Selasa (29/11).

Dalam acara dengan tema Mewujudkan Provinsi Kepulauan Riau Menjadi Bagian Dari Poros Maritim Nasional Melalui Penguatan Sinergitas Fungsional Antara Badan Pengusahaan FTZ Dengan Pemerintahan Otonomi Daerah, Gubernur Nurdin menyebutkan semua stakeholder harus bersama-sama mendorong investasi masuk ke Kepri.

Mengenai permasalahan yang PMK tentang tarif UWTO sudah dibahas bersama Menteri Terkait dan Dewan Kawasan Nasional. Hal ini semua, kata Nurdin, untuk memberi kepastian hukum dalam dunia usaha. Gubernur menambahkan saat ini pihaknya berusaha menciptakan Birokrasi yang entrepreneur. Hal ini untuk membantu peningkatan ekonomi, dunia usaha dan membuka lapangan kerja di berbagai bidang.

Apalagi pesan Presiden Jokowi agar alur birokrasi yang berbelit segera dipangkas untuk peningkatan ekonomi nasional. Ditambah Nurdin, dengan tekad presiden Jokowi yang ingin menjadikan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia, maka provinsi Kepri mengambil peluang tersebut dengan letak yang strategis dan wilayah pelayaran terpadat. Ini juga supaya ekonomi nasional berkembang.

Kata Nurdin, peluang usaha yang harus dilirik saat ini yaitu sektor Pariwisata. Untuk itu, perlu dikembangkan infrastruktur dan pendukung lainnya yang mendorong berkembangnya sektor kepariwisataan.

Tampak hadir pada acara itu, anggota DPRD Kepri Teddy Jun Askara, Ketua Kadin Indonesia Korwil Barat Teuku Zulham, Ketua Kadin Kepri Akhmad Ma’ruf Maulana, Ketua Kadin Kota Batam Jadi Rajagukguk, Ketua Kadin Kota Tanjungpinang Bobby Jayanto.

Baca Juga  Perusahaan Australia Tanam Investasi di Batam

Dalam kesempatan itu, Teuku Zulham, berharap rekomendasi yang dihasilkan dalam Rapimprov dapat meningkatkan iklim dunia usaha dan memberi kepastian hukum dalam menjalankan usaha. Begitu juga Ketua Kadin Kepri Ahmad Maaruf Maulana dimana pihaknya memohon restu kepada Kadin Indonesia untuk melakukan uji materi terhadap kebijakan tarif UWTO yang mengganggu ataupun merugikan para pelaku usaha.

“Segala upaya akan ditempuh dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi saat ini, baik dengan melakukan pertemuan bersama para Menteri dan memohon dukungan dari berbagai elemen sehingga kepastian hukum bisa lebih jelas,” kata Makruf Maulana. (ade/humas)

About admin

Lihat Juga

Discovering Resources Tertarik Menginvestasikan USD 10 Juta di Kota Batam

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Perusahaan asal Tiongkok Discovering Resources menyatakan minatnya dan akan menanamkan modalnya sebesar USD10 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *