Home / Daerah / Batam / Insentif Guru Swasta Tidak Akan Pernah Dipotong
Walikota dan Wakil Walikota Batam beserta jajaran DPRD dan guru swasta penerima insentif foto bersama usai penyerahan simbolis insentif guru swasta dari TK hingga SMP sekota batam, minggu (26/11/17) (foto:Dian HT)

Insentif Guru Swasta Tidak Akan Pernah Dipotong

Silahturahmi Walikota dan Wakil Walikota Bersama Guru Swasta Se-Kota Batam

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – M enyikapi pemberitaan bahwa insentif guru swasta akan dipotong, maka pihak pemerintah kota Batam gelar silahturahmi bersama guru TK/RA, SD/MI, SMP/MTs swasta sekota batam untuk mengklarifikasi serta memberikan pengarahan tentang hal itu, bertempat di temenggung abdul jamal, minggu (26/11/17).

Dihadiri walikota batam H. Muhammad Rudi, SE, MM, wakil walikota batam Amsakar Achmad, S. Sos, M. Si, kepala dinas pendidikan kota batam Drs. Muslim Bidin, MM, ketua dewan pendidikan kota Batam Sudirman Dianto, ketua DPD RI Hardi Slamet Hood , ketua LAM batam H. Nyat kadir, ketua DPRD Kota Batam Nuryanto, seluruh anggota komisi 4 DPRD kota batam, seluruh staf SKPD, dan ribuan guru dan kepsek TK, SD, dan SMP penerima insentif/ampra sekota batam.

Dalam laporannya, Muslim menyampaikan rekap pembayaran insentif guru swasta hinterland dan mainland TK/RA, SD/MI, dan SMP/MTs kota batam bulan november 2017, antara lain jumlah guru TK, SD dan SMP sebanyak 86 orang (hinterland) dan 4.126 orang (mainland), total 4.212 orang guru. Daftar perinciannya, TK/RA kawasan hinterland dengan jumlah 15 orang guru dibayarkan Rp. 1.150.000, untuk TK/RA mainland pertama yang berjumlah 715 guru dibayarkan Rp. 1 juta, untuk 644 guru TK/RA kawasan mainland lainnya dibayarkan Rp. 650.000. Untuk guru SD/MI hinterland 33 orang guru dibayarkan Rp. 1.150.000, untuk kawasan mainland pertama 1.114 guru dibayarkan Rp. 1 juta dan 950 orang guru mainland kedua dibayarkan Rp. 650.000. Untuk 38 guru SMP/MTs kawasan hinterland dibayarkan Rp. 1.150.000, 431 orang guru kawasan mainland dibayarkan Rp. 1 juta sedangkan 272 orang guru kawasan mainland lainnya dibayarkan Rp. 650.000.

Usai Muslim memberikan laporan, Amsakar menyampaikan bahwa insentif yang diberikan pemerintah kota batam diharapkan dari pihak pimpinan di tiap sekolah swasta ada imbal baliknya dalam hal penerimaan murid baru.

“Kami berikan insentif ini harapan kita agar dari pihak yayasan atau sekolah swasta 10% nya bisa membantu membebaskan anak-anak kurang mampu untuk bisa bersekolah di sekolah swasta sehingga tiap tahun polemik masalah penerimaan murid baru bisa terselesaikan sehingga kamipun tak perlu terus-terusan membangun sekolah negeri ataupun RKB baru, “kata Amsakar.

Sedangkan Hardi meminta kepada segenap guru agar dengan ditambahnya insentif bisa memotivasi mereka untuk lebih maju dalam hal ilmu pengetahuan, demi mengejar kemajuan jaman yang sudah serba teknologi canggih saat ini. Kepala LAM kota Batam Nyat kadir pun meminta agar pemerintah daerah tetap memelihara eksistensi sekolah swasta.

Terakhir walikota Batam Muhammad Rudi kembali menyampaikan bahwa ia dan seluruh pejabat terkait akan berusaha sekuat tenaga membangun kembali perekonomian kota batam dan untuk itu ia meminta kepada pihak swasta pun turut bersama-sama dengan pemerintah membangun kota batam. Ia meminta khususnya guru membangun karakter siswa dan SDM melalui pendidikan, dan tak perlu khawatir bahwa insentif mereka akan dipotong.

“Saya meminta dukungan dari semua pihak seluruh masyarakat dalam upaya kami membangun infrastruktur, membuka jalan di 9 titik ini bisa diselesaikan dengan keikhlasan masyarakat mengembalikan tanah yang mereka pakai kepada kami, kalau nanti pembangunan infrastruktur ini berhasil, saya yakin upaya membangun batam lewat pariwisata bisa dioptimalkan, PAD meningkat, akan meningkat pula kesejahteraan kita semua termasuk bapak ibu guru sekalian, “tegas Rudi.

Ia menegaskan bahwa guru swasta tak perlu khawatir bahwa insentif mereka di tahun 2018 sudah dianggarkan. Ia titip kepada para guru agar maksimal mendidik para siswa bahkan ia pun menganggarkan siswa yang lolos masuk di 5 universitas favorit akan dibiayai kuliahnya hingga selesai. Dan kelak setelah mereka lulus, merekalah yang diharapkan akan membangun kota batam dengan modal ilmu dan prestasi yang dimiliki. Sebagai penutup, dilakukan penyerahan simbolis insentif kepada guru TK, SD dan SMP oleh walikota, ketua lam batam dan ketua dewan pendidikan kota batam. (dianHP)

About Dian Ratnawati

Lihat Juga

Tujuh Kaligrafi Batam Lolos ke Final MTQ VII Kepri 2018

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Seluruh kaligrafi dari kafilah Kota Batam yang berjumlah tujuh kaligrafi, lolos menuju final …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *