Home / Pendidikan / Ingat, Saat Ini, Yang Cepat Mengalahkan Yang Lambat

Ingat, Saat Ini, Yang Cepat Mengalahkan Yang Lambat

HANGTUAHNEWS.CO.ID – Laut yang membentang seluas 96 persen wilayah Kepri adalah sebuah keberkahan. Keberkahan inilah yang terus didorong Gubernur H Nurdin Basirun agar dapat dimanfaatkan dengan optimal oleh masyarakat Kepri.

Nurdin sadar bahwa pengembangan sektor maritim, tidak sebatas pada eksplorasi isi laut saja. Tetapi juga membangun sektor penunjang lainnya seperti pelabuhan dan alat transportasi laut. Ada juga pemanfaatan labuh jangkar yang potensi ekonominya cukup besar. Ada juga sektor perdagangan dan pariwisata yang jumlah pulau dan pantainya cukup besar.

Keberadaan pelabuhan dan transportasi laut akan membuka daerah-daerah Hinterland dari keterisoliran. Jika sudah terbuka, ekonomi dan kehidupan masyarakat Hinterland juga mengalami kemajuan. Juga akan menekan inflasi yang membebankan rakyat. Namun, tak kalah penting dari itu semua, lanjut Nurdin, yang menjadi impian dan cita-citanya adalah bagaimana memajukan dunia pendidikan Kepri. Juga pendidikan yang menghasilkan anak-anak didik yang handal di bidang maritim. Hak ini supaya mereka bisa berdaya saing tingkat dunia. Juga agar mampu mengelola potensi maritim Kepri.

“Karena itulah bersama DPRD kita sepakati anggaran pendidikan 26 persen. Ini bukan pencitraan tetapi benar-benar menargetkan untuk menciptakan generasi penerus Kepri yang ahli di bidang Maritim. Jadi kita bisa mengelola laut dan isinya secara mandiri tanpa tergantung daerah lain. Saya jamin anak-anak Kepri ini cerdas-cerdas,” ungkapnya.

Nurdin menyebutkan investasi sumberdaya manusia adalah keputusan yang strategis. Jumlah SDM berkualitas dari tahun ke tahun harus meningkat.

Malah pada tahun ini pihaknya mulai memberikan beasiswa kepada anak-anak berprestasi di bidang kesehatan yang hafal 30 juz Al Quran. Mereka akan diberikan beasiswa kuliah kedokteran dan bidang keilmuan lainnya. Nurdin mengajak semua pihak untuk berpikir tentang masa depan Kepri yang fantastik. Masa depan yang akan diwariskan kepada generasi saat ini dengan memberikan mereka pendidikan terbaik.

Karena Nurdin paham, perubahan semakin cepat dan semakin dinamis. Mengutip Presiden Jokowi, Nurdin menggambarkan perkembangan zaman yang begitu cepat. Saat suatu wilayah baru membicarakan internet, sudah muncul mobile internet. Tetapi tiba tiba muncul artificial intelijen.

“Kalau kita tidak bergerak cepat, kita ditinggal. Kita masih konvensional, orang lain sudah kemana-mana,” kata Jokowi di Natuna belum lama ini.

Dengan teknologi, konsekuensinya adalah bukan yang besar mengangkat yang kecil. Bukan yang kuat mengalahkan yang lemah.

“Tetapi yang cepat akan meninggalkan dan mengalahkan yang lambat. Perubahan seperti itu akan terjadi. Kita harus cepat menyesuaikan diri dalam segala hal. Kalau masih terjebak mengulang rutinitas, berpikir linier, lupakan kemenangan atas zaman ini,” kata Nurdin mengutip apa yang disampaikan Jokowi.

Nurdin menyampaikan dia sangat setuju dengan konsep kecepatan yang disampaikan Presiden di depan ribuan prajurit. Konsep cepat ini kata Nurdin juga harus diterapkan oleh ASN di Kepri. Termasuk dalam melayani investasi. Juga melakukan pelayanan kepada masyarakat.

“Kita harus cepat dalam memberikan yang terbaik kepada masyarakat. Jangan suka menunda-nunda,” kata Nurdin. (kepriprov)

About admin

Lihat Juga

UN 2018 Diikuti 15.380 Siswa SMP Batam

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Pekan depan siswa kelas IX SMP akan menghadapi Ujian Nasional. Berdasarkan data Dinas Pendidikan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *