Home / Serba-Serbi / Idul Adha, Rudi: Berkorban Jiwa dan Raga untuk Bangsa
Serah terima simbolis hewan kurban walikota Batam Muhammad Rudi kepada ketua panitia kurban Masjid Raya Batam Syarifudin.

Idul Adha, Rudi: Berkorban Jiwa dan Raga untuk Bangsa

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Tanggal 10 Dzulhijjah 1438 H jatuh hari jumat (1/9/17) dan seluruh umat muslim rayakan Idul Adha dengan shalat ied berjamaah dan pemotongan hewan qurban. Begitu pula dengan pemerintah dan seluruh masyarakat kota Batam mengikuti shalat Idul Adha berjamaah di lapangan alun-alun Engku Putri Batam Centre, jumat (1/9/17), dipimpin oleh imam Muslim Ahmad dan khotib Ridho Amir.

Adapun usai shalat, Ridho menyampaikan hikmah daripada Idul Adha, bahwa semua manusia sama dimata Allah, hanya keimanan dan ketakwaan saja yang membedakan, sekaligus menciptakan seorang muslim yang peduli dengan sesamanya dengan berkurban bagi yang berkecukupan. Usai shalat, Rudi dan segenap staf nya bersalaman dengan segenap masyarakat Batam yang mengikuti shalat di Engku Putri.

Kepada pers, walikota Batam H. Muhammad Rudi, SE, MM, mengatakan bahwa hikmah Idul Adha adalah berkorban jiwa dan raga demi bangsa dan negara dan masyarakat Batam.

“Apa yang bisa kita lakukan untuk bangsa kita ini dan masyarakat Batam khususnya, demi kebaikan, kenaikan ekonomi masyarakat Batam, mari kita sama-sama berkurban, baik pikiran, tenaga maupun harta, itulah sejatinya berkurban. Bukan lalu apa yang negara dan bangsa berikan ke kita, tapi apa yang bisa kita berikan untuk bangsa dan negara,” ujar Rudi.

Disinggung soal penurunan jumlah hewan kurban sekota Batam dari informasi data kementerian agama kota Batam tahun ini sebesar 12% dari tahun lalu, yakni dari 5.072 menjadi 4.459 hewan kurban, Rudi hanya berharap tahun depan bisa bertambah menjadi 11% seiring menguatnya kembali perekonomian kota Batam.

Foto bersama Rudi, Amsakar Achmad, Jefridin Hamid dan seluruh staf pemko Batam usai shalat Idul Adha di alun-alun dataran Engku Putri Batam Centre jumat (1/9/17).

Dilanjutkan dengan pemotongan hewan qurban yang dilaksanakan di halaman Masjid Raya Batam. Terkumpul sebanyak 18 sapi dan 160 kambing dari seluruh masyarakat kota Batam, kurban dari walikota Batam, wakil walikota Batam, BP Batam, yang menyumbangkan kurban sapi blaster bali, gubernur Kepri, sumbangan dari warga Malaysia dan Singapura.

Panitia Masjid Raya Batam dan beberapa diantaranya warga dari negara Sudan menyembelih sebanyak 12 sapi dan 120 kambing, sisanya dialokasikan ke kawasan Hinterland, bersamaan dengan hewan kurban yang terkumpul dari seluruh kecamatan sekota Batam.

Ketua panitia kurban Masjid Raya Batam Syarifudin mengatakan bahwa untuk Idul Adha tahun ini mendistribusikan sebanyak 2500 kupon untuk masyarakat Batam dan sebelum pemotongan dilakukan serah terima simbolis antara pengkurban yakni Rudi dan Amsakar Achmad kepada Syarifudin.

Rangkaian kegiatan Idul Adha jajaran pemko Batam, dan prosesi pemotongan hewan qurban.

Kepada pers, imam Masjid Raya Batam, H. M. Alwi Husain Al Hafidz, berkomentar tentang jumlah hewan kurban tahun ini berkat esensi kesadaran berkurban dari warga perumahan yang meningkat, harapannya kedepannya tetap dipelihara nilai-nilai dan kesadaran masyarakat terhadap berkurban, memotivasi kesadaran daripada perintah ibadah kurban secara nyata yang tertuang di dalam surah Al Kautsar, dan setelah melaksanakan kewajiban shalat harus dilaksanakan kurban, dimana harus dilaksanakan dari tanggal 10-13 dzulhijjah, ia juga mengatakan aturan menyembelih pun harus dilakukan, nilai spiritual kemanusiaan sebagai makhluk tuhan di muka bumi harus dijaga, terkait kejadian ada sapi yang lari saat hendak disembelih. Ia mengatakan juga bahwa sapi sumbangan dari gubernur diserahkan kepadanya selaku ketua Ikatan Persaudaraan Imam Masjid provinsi Kepri (IPIM provinsi Kepri).

Saat pembagian daging kurban yang dibuka pukul 15.00, ribuan warga Batam antri untuk mendapatkan jatah daging kurban dan bagi yang tidak mendapatkan kupon tidak mendapat jatah. (dian)

Suasana antrian panjang warga Batam untuk mendapatkan jatah hewan qurban dari Masjid Raya Batam, jumat (1/9/17) kemarin.

About Dian Ratnawati

Lihat Juga

Pemkab Bintan Menargetkan Seluruh Desa Memiliki BU di 2018

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Bintan – Pemerintah Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau menargetkan seluruh desa memiliki Badan Usaha Milik Desa pada …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *