Home / EkBis / HKI Berharap Serikat Pekerja Dapat Menjaga Kondusifitas
Ketua HKI Provinsi Kepri, Oka Simatupang.

HKI Berharap Serikat Pekerja Dapat Menjaga Kondusifitas

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Himpunan Kawasan Industri (HKI) berharap serikat pekerja dapat bersama-sama menjaga kondusifitas Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang kembali mulai bergairah agar para investor mau kembali berinvestasi. Ketua HKI Provinsi Kepri OK Simatupang, di Batam, Selasa, mengatakan pihaknya tidak melarang para serikat pekerja untuk melakukan aksi unjukrasa karena hal tersebut merupakan hak setiap warga negara dan sudah diatur dalam undang-undang. Namun ia berharap demontrasi dapat dilakukan secara damai.

“Kita menghormati demo buruh dan itu hak mereka, tapi kita berharap semua harus menjaga Batam agar tetap kondusif,” katanya.

OK mengatakan Badan Pengusahaan (BP) bersama Pemkot Batam tengah berusaha untuk mendatangkan banyak investor. Karena itu lanjut OK diperlukan dukungan semua pihak tidak hanya dari pengusaha tapi juga seluruh elemen masyarakat tak terkecuali serikat pekerja. Kata OK, diawal 2018 sudah tampak geliat penanam modal asing (PMA) tertarik untuk berinvestasi di Batam. Karena itu pihaknya sangat berharap Batam kondusif agar para investor yakin benar-benar aman dan segera merealisasikan rencana investasinya. OK mengingatkan agar serikat pekerja waspada saat melakukan aksi unjuk rasa jangan sampai kegiatan menyampaikan aspirasi itu dimanfaatkan intelijen marketing asing.

“Aksi-aksi demontrasi bisa dimanfaatkan intelijen marketing asing untuk menyebarkan berita seolah-olah Batam tidak kondusif, karena calon investor asing di luar negeri tidak mengetahui keadaan sebenarnya di Batam,” kata dia

Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Lukita Dinarsyah Tuwo juga meminta para buruh untuk menjalankan aksinya secara damai agar citra Batam tidak buruk di mata dunia. Terutama di negara-negara yang investornya sangat tertarik untuk menanamkan modalnya di Batam. Menurut Lukita jika terjadi keributan akan merugikan dan mengakibatkan ketidakpercayaan calon investor mengenai keamanan berinvestasi di Batam.

“Untuk kebaikan kita bersama, kalau Batam kondusif dan aman sudah pasti investor akan nyaman berinvestasi di Batam,” kata Lukita.

Terkait kekhawatiran HKI terkait dengan intelijen marketing asing, Lukita mengakui jika Batam tidak kondusif pasti akan dimanfaatkan pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

“Sepuluh orang saja yang demo terus bakar-bakar di depan kantor pemerintah sudah pasti akan berdampak terhadap citra baik Batam, mari kita jaga bersama Batam tetap aman,” katanya.

Panglima Garda Metal Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Suprapto mengatakan seriakt buruh akan melakukan aksi demontrasi pada Kamis (1/2) mendatang dan menurunkan sekitar 10 ribu pekerja. Aksi itu dilakukan untuk menuntut Upah Minimum Sektoral Kota (UMSK) yang belum terselesaikan. “Demo bukan tujuan tapi karena ada yang terhambat dan itu menjadi dasar para buruh untuk turun ke jalan,” katanya. Suprapto menyayangkan sikap sikap perwakilan dewan pengupahan dari pengusaha tidak pernah hadir dalam tiga kali pertemuan yang dilaksanakan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam untuk membahas UMSK.

“Dalam demo nanti tidak hanya UMS saja yang kami tuntut, menengai harga pertalite yang tinggi dan hilangnya premium di pasaran serta naiknya harga bahan pokok dan tarif listrik,” katanya.

Titik demo menurut Suprapto dilakukan di tiga lokasi yaitu Mukakuning, Tanjunguncang dan Batuampar. Ia juga menyayangkan adanya paradigma negatif apabila buruh melakukan demontrasi, padahal itu adalah cara mereka untuk menyampaikan hal-hal yang belum selesai.

“Ini bentuk perjuangan dan UMS adalah bentuk upah keadilan disesuaikan dengan resiko kerja,” ujarnya. Ribuan buruh berencana akan kembali turun ke jalan, Kamis (1/2) mendatang karena belum ada titik temu terkait UMSK Batam 2018.

Mereka menuntut Wali Kota Batam Muhammad Rudi segera merekomendasikan UMSK dan menindak tegas anggota dewan pengupahan kota (DPK) yang dinilai sering mangkir saat melakukan pembahasan. (Ant)

About Sri Wahyudi

Freelancer, Jurnalis, Editor dan Grafis Designer di Hang Tuah News dan Hang Tuah Pos.

Lihat Juga

Discovering Resources Tertarik Menginvestasikan USD 10 Juta di Kota Batam

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Perusahaan asal Tiongkok Discovering Resources menyatakan minatnya dan akan menanamkan modalnya sebesar USD10 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *