Home / EkBis / Gubernur Harapkan Hubungan Bilateral Kepri – Singapura Semakin Meningkat

Gubernur Harapkan Hubungan Bilateral Kepri – Singapura Semakin Meningkat

HANGTUAHNEWS.CO.ID,  Batam – Gubernur H Nurdin Basirun sangat mengapresiasi hubungan Kepri dan Singapura yang sudah terjalin selama ini. Yang sebenarnya terikat erat dalam budaya Melayu. Semoga hubungan Bilateral Kepri dan Negara Singapura semakin baik kedepannya. Semakin akrab dan harmonis.

“Provinsi Kepri dan Negara Singapura mempunyai ikatan batin tersendiri sejak dulu yang tak bisa dipisahkan oleh batas negara. Maka itu kami juga merasakan kebahagiaan yang sama saat National Day ini, ” ujar Nurdin saat menghadiri jamuan makan malam Negara Singapura yang dihadiri oleh Menlu Singapura dan beberapa pejabat Singapura serta warga Singapura, Rabu (30/8) bertempat di Hotel Swiss Bell Harbour Bay Batam.

Pada kesempatan itu, Nurdin mengucapkan selamat merayakan Hari kemerdekaan atau Nasional Day Negara Singapura ke-52 kepada Menlu Singapura Dr Vivian Balakhrisnan. Nurdin juga meminta perhatian Negara Singapura terhadap Kepri lebih ditingkatkan. Misalnya dengan menempatkan TKI (Tenaga Kerja Indonesia) asal Kepri tidak hanya di sektor rumah tangga, tetapi sektor lainnya seperti di rumah sakit. Sebab kedua sektor itu selama ini hanya diisi oleh tenaga kerja asing dari Filipina dsb.

Begitu juga untuk berinvestasi. Nurdin minta dukungan dan perhatian serius Negara Singapura dalam pengembangan investasi dan pariwisata di Kepri. Selama ini investor Singapura sangat banyak menanamkan modalnya di Kepri. Harapan yang sama juga disampaikan Menlu Singapura Vivian Balakhrisnan.

Dia menyebutkan Singapura dan Kepri telah memiliki hubungan yang telah lama terjalin. Lebih dari 50 tahun yang lalu. Sebagian warga Kepri banyak yang berdomisili dan menjadi warga negara Singapura. Singapura juga merupakan Negara Pertama yang mengakui potensi Kepri sejak 30 tahun lalu. Hal itu dibuktikan dengan berkolaborasinya Singapura dan Indonesia mendirikan kawasan industri Batamindo Industrial Park. Saat ini secara komulatif kami merupakan investor terbesar di Kepri, dengan total investasi 1,93 milliar USD.

“Perusahaan kami hingga saat ini terus mencari kemungkinan investasi dalam bidang baru yang menarik, seperti IT dan teknologi mutakhir,” ungkap Vivian.

Saat ini, lanjut Vivian di Batam, Singapura sedang bekerjasama mengembangkan industri digital, yakni suatu bagian penting dari industri masa depan. Ada sekitar 500 partisipan yang ikut dalam RISING50 Hackathon yang diorganisir oleh jurusan pengembangan ekonomi Politeknik Batam pada Mei 2017. Selain ini juga ada dua kelompok dosen Politeknik Batam sedang menjalani pelatihan sektor digital di Politekhnik Temasek Singapura.

Singapura, kata Vivian juga bekerjasama dengan Pemprov Kepri dalam bidang pengembangan sumber daya manusia (HRD). Dengan program pelatihan bahasa inggris untuk 300 orang pejabat Kepri selama tiga bulan oleh Singapore Coorperation Programme sejak 2008. Untuk sektor Pariwisata bahkan Singapura telah mengirim turis terbanyak dibanding negara lain. Setengah dari turis yang datang ke Kepri berasal dari Singapura.

“Hubungan Singapura dan Kepri tidak semata hubungan bisnis saja. Tapi tumbuh juga hubungan dari masyarakat ke masyarakat,” katanya.

Hubungan itu seperti kerjasama bidang pendidikan dan sosial lainnya. Komunitas warga Singapura di Batam sering menghibahkan buku-buku dari perpustakaan nasional Singapura untuk 3 sekolah di Batam. Juga ada sukarelawan Singapura Rainbow Connection yang mengajarkan Bahasa Inggris di Rumah Anak Radmila dan Tiangwangkang.

Acara yang penuh keakraban dari dua negara itu juga dihadiri Istri Gubernur Kepri Noor Lizah Nurdin, Konsul Singapura Gavin Chan dan Istri, DCM Jonathan Han, Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, Wakapolda Kepri Brigjen.Pol.Didi, Walikota Batam HM.Rudi, Kepala BP.Batam Hartanto Reksodiputra, Wakil Walikota Batam Amsakar Ahmad, Sekda Kota Tanjungpinang Riono, Anggota DPRD Kepri Asmin Patros dan Taba Iskandar, CEO Satnusa Persada Abidin Hasibuan dan Ketua REI Pusat Eddy Hussy. (kepriprov)

About admin

Lihat Juga

BPIH Batam Ditetapkan Sebesar Rp 32 Juta di 2018

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) untuk embarkasi Batam ditetapkan sebesar Rp 32.456.450. Besaran biaya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *