Home / Daerah / Batam / Gerak Jalan HUT PGRI ke 72, Rudi: Apapun Kondisi APBD Batam, Insentif Guru Tidak Akan Dipotong
Walikota Batam Membuka Acara Gerak Jalan Santai HUT PGRI ke 72

Gerak Jalan HUT PGRI ke 72, Rudi: Apapun Kondisi APBD Batam, Insentif Guru Tidak Akan Dipotong

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Puncak kegiatan HUT PGRI ke 72, menyambut hari guru nasional ke 23, digelar gerak jalan santai yang dibuka oleh walikota Batam, H. Muhammad Rudi, SE, MM, di halaman Kepri Mall, sabtu (25/11/17).

Hadir pula wakil walikota Batam Amsakar Achmad, S. Sos, M. Si, ketua DPD RI Hardi S. hood, wakil ketua DPD RI Iman Setiawan, Ketua DPRD kota Batam Nuryanto, kadisdik kota batam Drs. muslim bidin, ketua umum PGRI kota batam Rustam Effendi, ketua dewan pendidikan Sudirman dianto, anggota DPRD kota Batam Andi agung, kepala kemenag kota batam Erizal, Polres kota Batam, kapolsek batam kota, beberapa anggota DPRD komisi 4 kota batam seperti muhammad yunus, suhardi taherek, jajaran SKPD dan OPD serta ribuan guru sekota Batam.

Adapun rute gerak jalan, depan halaman kepri mall, berputar ke perumahan samping Kepri Mall dan finish kembali ke pelataran kepri mall. Dengan hadiah doorprize, antara lain Motor, kulkas, TV, laptop, kompor gas, mesin cuci, payung, sepeda gunung, printer, jam dinding, 2 paket umroh, dan hadiah utama mobil Agya tipe G keluaran tahun 2017.

Acara dibuka dengan persembahan lagu jasamu guru dan Hangtuah oleh siswi SMAN 4 Batam duta kepri menyanyi di indosiar, Asya Aunima Tabila, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari ketum PGRI kota Batam, Rustam Effendi yang menyampaikan kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan PGRI, jumlah guru di kota Batam saat ini sebanyak 11.300 guru, namun seragam yang diedarkan hanya 10 ribu sehingga yang hadir saat itu hanya 10 ribu orang anggota PGRI, ia meminta agar walikota mengklarifikasi kabar bahwa insentif, THL dan gaji guru akan dipotong seiring defisit anggaran pemko Batam. Rustam meminta agar gaji dan insentif guru jangan dipotong, bahkan bila PAD kota Batam tahun 2018 meningkat, tunjangan mereka pun juga ikut ditambah. “karena tiap tahun rombel kelas juga bertambah, siswa bertambah banyak, tenaga guru kurang, sehingga tugas guru yang ada jadi bertambah, oleh karenanya kami meminta agar bila PAD kota Batam meningkat, gaji atau tunjangan kamipun ditambah,” pinta Rustam. Selanjutnya dijawab oleh Rudi dalam sambutannya, kalau insentif tak mau dipotong, maka ia mengajak seluruh masyarakat bersama dengan pemerintah berupaya menaikkan PAD kota Batam dengan menjadikan Batam sebagai kota pariwisata. Ia dan seluruh pejabat terkait sedang dalam upaya meningkatkan perekonomian kota Batam dengan pembangunan infrastruktur dan pelebaran di 9 titik jalan, yakni simpang kepri mall ke kantor walikota, simpang franky ke arah mie tarempa, simpang franky ke simpang bni, simpang franky ke underpass, simpang franky ke fly over, simpang patung kuda ke simpang bengkong seken, simpang polsek ke arah dc mall jodoh, simpang tanjung uma atau baloi ke sungai ladi, simpang kampung utama yang akan diperbaiki jalannya, dibuat jalan untuk pejalan kaki. Untuk itu ia meminta seluruh masyarakat bekerjasama terutama mereka yang tinggal di 9 titik ruas jalan tersebut dengan ikhlas mengembalikan tanah negara tersebut kepada pemerintah untuk dibuka jalannya, sehingga upaya menarik wisatawan untuk berkunjung ke kota Batam akan bisa terwujud dengan kerjasama semua pihak. “Setelah jalan nanti lebar, Batam akan menjadi cantik, kalau batam cantik, pastinya akan menarik wisatawan untuk berkunjung kemari, dan itulah yang akan menaikkan anggaran APBD, bila PAD naik, insentif pun akan kami pertimbangkan untuk kami naikkan, namun meskipun anggaran kami sedang mengalami defisit, gaji pegawai tak akan kami kurangi satu rupiahpun, kalau ada isu pemotongan gaji, biarkan isu itu tak usah didengarkan, “tegas Rudi. Ia juga mengingatkan agar seluruh masyarakat Batam secara bijak dalam menggunakan handphone. Tak perlu mengeluarkan statement yang kasar, atau men-share berita yang tak jelas juntrungannya, karena sekarang UU ITE sudah diberlakukan.

Baca Juga  HUT Ke 72 PGRI Dimeriahkan Lomba Olah Raga, Seni, Pop Yeye Dan Stand Up Komedi

Kegiatan dilanjutkan dengan penarikan nomor undian, juga penyerahan bantuan kegiatan dari DPD RI yang diserahkan langsung kepada ketum PGRI sebesar Rp. 11.300 juta, dan di penghujung penarikan, yang berhasil raih mobil adalah Roso wulan, kepsek TK kuncup harapan tiba Mc Dermott.
(dianHP)

About Dian Ratnawati

Lihat Juga

Tujuh Kaligrafi Batam Lolos ke Final MTQ VII Kepri 2018

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Seluruh kaligrafi dari kafilah Kota Batam yang berjumlah tujuh kaligrafi, lolos menuju final …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *