Home / Internasional / Geopolitik China di Laut China Selatan

Geopolitik China di Laut China Selatan

HANGTUAHNEWS.CO.IDBatam – Kehebatan diplomatik pemerintah China dengan menafikan keputusan pengadilan Abitrase International di Den Haag atas permasalah Laut China Selatan, patut diacungi jempol. Mengutip kata-kata presiden XI Jingping “Bahwasannya urusan di Laut China Selatan adalah urusan bangsa-bangsa Asia dan tidak seharusnya bangsa Eropa ikut mencampuri urusan rumah tangga orang lain”.

Pemerintah China juga telah menjalin hubungan yang baik dengan pemerintah Philipina atas kerjasama pembangunan infrastuktur di Philipina dan “Tiongkok juga akan membantu Philipina untuk membangun pusat rehabilitasi di Philipina untuk para warga Philipina yang positif menggunakan narkoba.” ujar Duterte pada pidatonya di Hotel Shangrila, Jakarta, Jumat (9/9/2016).

Pada KTT G20 2016 di Hangzhou, pemerintah China menyatakan keinginannya untuk menjadi pemimpin global yang selama lebih dari 600 tahun dikuasai oleh bangsa Eropa, seperti masih bercokolnya base militer Amerika sampai sekarang ini di Philipina, yang juga menandakan bahwa Philipina tidak benar-benar lepas dari koloni Amerika sejak  Perjanjian Paris 10 Desember 1898.

Baca Juga  Indonesia Diuntungkan Dalam Keputusan Arbitrase Laut China Selatan

About admin

Lihat Juga

Kemlu Serahkan 6 ABK Eks-Sandera di Benghazi ke Keluarga

HANGTUAHNEWS.CO.ID – Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi melakukan serah terima enam orang ABK yang menjadi korban …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *