Home / Daerah / Batam / FPK Siap Menjaga Keamanan dan Kondusivitas Batam
Silaturahmi Forum Pembauran Kebangsaan bersama Walikota dan Wakil Walikota Batam di Golden Prawn Bengkong, Sabtu (24/2).

FPK Siap Menjaga Keamanan dan Kondusivitas Batam

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Forum Pembauran Kebangsaan yang beranggotakan berbagai paguyuban menyatakan siap menjaga keamanan dan kondusivitas Kota Batam. Pernyataan sikap ini dibacakan dalam acara silaturahmi Forum Pembauran Kebangsaan bersama Walikota dan Wakil Walikota Batam di Golden Prawn Bengkong, Sabtu (24/2).

Ketua Panitia, Samsul mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antar tokoh paguyuban dengan pemerintah. Sehingga Batam kondusif dan aman dapat terwujud nyata.

“Kegiatan ini sepenuhnya didukung oleh seluruh paguyuban yang ada di Kota Batam. Dan didukung sepenuhnya oleh Pemko Batam. Kami ucapkan terima kasih,” ujarnya.

Acara ini menampilkan keanekaragaman seni dan budaya dari berbagai paguyuban. Seperti tari penyambutan dari Maluku, tari persembahan melayu, tari puspanjali dari Bali, randai dari Sumatera Barat, dan tari solah ketigan dari Jawa Timur. Ada juga penampilan puisi berjudul Akulah Nusantara yang dibacakan ketua panitia. Puisi ini diciptakan oleh Tarmizi dari Sanggar Seni Rumahitam. Pada kegiatan ini tokoh paguyuban juga dipasangkan tanjak sebagai tanda menjunjung adat istiadat setempat.

Sementara itu, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan Kota Batam, Makmur AT mengatakan dengan pertemuan ini antar paguyuban saling kenal. Sehingga dapat menjaga Batam yang aman, kondusif, dan masyarakatnya sejahtera. Walikota Batam, Muhammad Rudi mengatakan aman dan kondusif merupakan syarat untuk Batam maju dan berkembang. Dengan kondisi yang aman dan kondusif ini, investor maupun wisatawan akan datang ke Kota Batam.

“Situasi aman dan kondusif itu di tangan bapak ibu paguyuban ini. Walau ada pihak keamanan, tapi kalau paguyuban tidak membantu, maka akan repot. Begitu pula sebaliknya bila paguyuban membantu menjaga keamanan, maka kami bersama pihak keamanan sangat terbantu,” kata Rudi.

Ia juga mengajak seluruh paguyuban untuk bersama mendukung pariwisata pasca lesunya sektor industri beberapa tahun terakhir. Ia optimis tahun ini perekonomian di Batam semakin membaik. Optimisme ini ditandai dengan sudah mulai naiknya pertumbuhan ekonomi.

“Tahun lalu pertumbuhan ekonomi mencapai 1.5 persen. Saat ini sudah di angka 3 persen dan saya yakin akhir tahun ini bisa mencapai 5 persen,” kata Rudi.

Gubernur Kepri, Nurdin Basirun salut dengan kepemimpinan Muhammad Rudi-Amsakar Achmad di Batam. Banyak ide dan terobosan yang sudah dilakukan sejak awal kepemimpinan. Menurutnya keputusan yang tepat bagi Batam untuk mengembangkan pariwisata di tengah lesunya industri. Karena secara nasional sektor pariwisata ini juga penyumbang ekonomi kedua setelah minyak dan gas bumi.

“Dan pariwisata ini tentunya sangat dipengaruhi kondisi keamanan yang kondusif. Saat ini jalan Batam sudah lebar, ada trotoar dan taman yang cantik. Tapi harus aman baru orang datang,” pesannya.

Nurdin menilai keberadaan berbagai paguyuban daerah Indonesia di Batam membawa keberagaman budaya. Hal ini bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi pariwisata Batam. Namun tentunya harus dikemas dengan baik agar wisatawan mau berkunjung.

“Bukan tidak mungkin kita jadi nomor dua penyumbang wisatawan di Indonesia,” kata mantan Bupati Karimun ini. (kartika-MCB)

About Sri Wahyudi

Freelancer, Jurnalis, Editor dan Grafis Designer di Hang Tuah News dan Hang Tuah Pos.

Lihat Juga

BPJS Ketenagakerjaan Job Fair Diikuti 30 Perusahaan Peserta

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menggelar Job Fair atau Bursa Kerja di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *