Home / Wisata / Festival Pulau Senoa 2018 Mendapat Dukungan Pusat

Festival Pulau Senoa 2018 Mendapat Dukungan Pusat

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Natuna -Pada tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna menyelenggarakan Festival Pulau Senoa pada bulan Juli – Agustus yang lalu dalam Pekan Expo Natuna 2017 di Pulau Senoa, Desa Sepempang, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna. Acara tersebut di hadiri oleh Ketua beserta Anggota DPRD Kabupaten Natuna, FKPD, Anggota DPRD Provinsi Kepri, Kadis Pariwisata Provinsi Kepri dan OPD Kab. Natuna.

Festival Pulau Senoa ini juga sudah beberapa tahun lalu dilaksanakan. dan pada tahun 2018 nanti, Penyelenggaraan Festival Pulau Senoa akan mendapat dukungan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata (Kemenpar). Dukungan dari pemerintah tersebut bertujuan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara, serta menambah pendapatan masyarakat dan daerah tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau Buralimar, di Tanjungpinang, mengatakan bahwa anggaran dalam melaksanakan Festival Senoa bersumber dari dana dekonsentrasi di kementerian terkait. Kemenpar menginginkan kegiatan itu memberi dampak positif pada pelaku usaha kepariwisataan, serta usaha kecil menengah di daerah tersebut.

“Festival Pulau Senoa sudah beberapa tahun lalu dilaksanakan. Tahun 2018 mendapat dukungan dari pusat,” ujarnya.

Selain Festival Senoa, kata dia di Kepri juga akan diselenggarakan kegiatan kepariwisataan lainnya untuk mempromosikan destinasi wisata kepada wisatawan nusantara dan wisman. Tahun 2018, Dispar Kepri menyelenggarakan Tour de Kepri, Festival Bahari Kepri dan Internasional Dangkung Dance. Kegiatan kepariwisataan berskala besar diupayakan dilaksanakan tiga bulan sekali, dimulai Festival Bahari Kepri diselenggarakan pada Maret 2018.

“Itu kegiatan berskala besar di Kepri yang dilaksanakan tahun 2018,” ucapnya.
Buralimar mengatakan sejumlah kegiatan kepariwisataan lainnya terpaksa ditiadakan mengingat keterbatasan anggaran. Tahun 2018, lanjutnya anggaran yang dialokasikan untuk Dispar Kepri direncanakan hanya Rp16 miliar dari Rp26 miliar yang diusulkan.

“Sempat Rp13 miliar, tetapi setelah kami jelaskan kepada gubernur akhirnya naik menjadi Rp16 miliar,” katanya.

Ia mengemukakan wisman yang berkunjung ke Kepri pada Januari-September 2017 sebanyak 1,4 juta orang. Sementara Kemenpar menargetkan jumlah wisman yang berkunjung ke Kepri tahun 2017 sebanyak 2,2 juta orang. Tahun 2018, kata dia Kemenpar menargetkan jumlah wisman yang berkunjung ke Kepri sebanyak 2,3 juta orang.

“Dapat 2 juta orang saja tahun 2018 sudah cukup bagus,” katanya.

Buralimar menambahkan wisman yang berkunjung ke Kepri masih didominasi dari Singapura. Sebajyak 54 persen yang berkunjung ke Kepri berasal dari Singapura.

“Jumlah wisatawan asal Malaysia mencapai 12 persen, sedangkan Tiongkok sekitar 6 persen. Tren wisatawan asal Tiongkok ke Tanjungpinang meningkat,” ujarnya.(Ant)

About Sri Wahyudi

Freelancer, Jurnalis, Editor dan Grafis Designer di Hang Tuah News dan Hang Tuah Pos.

Lihat Juga

Tahun 2018, 70 Persen Even Wisata Batam Berskala Internasional

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Event merupakan salah satu pilar yang tak kalah penting dalam pengembangan pariwisata. Hal …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *