Home / EkBis / Edy Suharto: “Saya Optimis Punya Sejuta Cabang di Tanah Air dan Luar Negeri”
Edy Suharto ketua Koperasi Mahkota Insan Madani (kiri) dan Nasir Saleh pimpinan Hangtuah POS (kanan).

Edy Suharto: “Saya Optimis Punya Sejuta Cabang di Tanah Air dan Luar Negeri”

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Boleh jadi, nama Edy Suharto, adalah orang baru di dunia koperasi. Tapi siapa kira, laki-laki asal Langsa, Aceh ini, punya cita-cita selangit. Dia ternyata ingin punya sejuta cabang koperasi di tanah air dan luar negeri. Tak tanggung-tanggung, untuk mewujudkan mimpinya itu, laki-laki berusia 54 tahun ini, tengah berkonsentrasi merubah image orang tentang koperasi itu sendiri.

Apa yang mau dilakukan Edy Suharto untuk membangun koperasi yang dipimpinnya? Pertama, kata dia, yakni dengan melakukan perubahan pola pikir masyarakat, tentang pentingnya wadah koperasi. Kedua, adalah melakukan berbagai pembenahan managemen, mulai dari kejujuran dan keterbukaan, sampai pada saling asah, saling asih dan saling asuh. Ketiga adalah, mendidik para anggotanya, untuk menjadi entrepreneur dan serta menyediakan permodalannya.

Dengan latarbelakang profesi yang sudah malang melintang dibidang pabrikasi, Edy begitu panggilan akrabnya, merasa optimis mampu mengemban kepercayaan yang sudah diberikan anggota kepadanya. “Sejauh ini kami baru memiliki anggota kurang dari seratus orang. Namun dengan bantuan berbagai pihak, bukan tidak mungkin, jumlahnya akan meningkat, dalam satu tahun kedepan,” katanya.

Membangun sebuah koperasi yang tangguh dan kuat, bukan perkara mudah. Dia memerlukan begitu besar energi dan kecakapan dan wawasan pemimpinnya, serta kepercayaan dari para anggotanya. Apalagi keinginan untuk mewujudkan itu semua, justru terjadi di tengah memburuknya image soal koperasi dewasa ini. Ada begitu banyak kejadian yang mencengangkan, tentang tabiat buruk para pengurusnya, dalam mengelola uang para anggotanya.

Tapi itu pula yang membesarkan hati pria Langsa, Aceh ini. Laki-laki yang dikarunia 3 orang putra dan seorang putri ini, justru merasa mampu membangun koperasinya, dengan cara melakukan perubahan mendasar tentang image. Edy berkemauan keras untuk membangun brandnews koperasi, dengan mengedepankan management yang terbuka, jujur dan saling asah-asih dan asuh sesama anggota koperasi. “Tanpa ini semua, sulit rasanya bagi koperasi untuk membangun dirinya. Apalagi saat ini persaingan bisnis sudah benar-benar liberal, dan terkesan mengesampingkan unsur persaudaraan,” kata Edy Suharto, di ruang kerjanya, belum lama ini.

Baca Juga  Apa Itu Koperasi?

Koperasi yang diberi nama Mahkota Insan Madani ini, baru mulai beroperasi pada Januari tahun ini. Berkantor pusat di Puri Legenda Malaka, koperasi ini mengambil bidang serba usaha, yakni dengan titik penekanan usaha, mulai dari usaha perdagangan umum, kontraktor dan hingga usaha properti. “dari bulan ke bulan, omzet koperasi mulai terlihat menaik,” katanya.

Membantu Bisnis Anggota

Dalam pada itu, seorang anggota koperasi yang mengaku bernama, Zabendri Ihawandi Purba mengatakan, para anggota koperasi sangat menaruh harapan yang besar, bagi kemajuan koperasi ini. Sebab katanya, jika koperasi ini besar dan kuat, maka para anggotanya akan merasakan manfaat yang besar untuk kelangsungan usahanya. “Sejauh ini, kami belum bisa menjelaskan manfaat koperasi ini. Tapi dengan melihat visi dan misi pemimpinnya, maka kami sangat yakin,” kata Zabendri.

Menurut Zabendri, di koperasi Mahkota Insan Madani, setiap anggota dianjurkan untuk jadi entrepreneur. Mereka bisa membangun usahanya sendiri, dan juga bisa bergabung dengan usaha yang tengah digeluti koperasi tersebut. “Disini managemennya sangat terbuka. Para anggota yang ingin berusaha diluar, bisa mendapat pelatihan dari koperasi,” katanya.

Sementara itu, untuk menciptakan begitu banyak entrepreneur di kota Batam, Dinas Koperasi dan UKM setempat, sejak beberapa tahun terakhir, telah menggelontorkan dana milyaran rupiah kepada masyarakat, sebagai dana pinjaman bergulir. Variasi dana pinjaman bergulir itu, mulai dari Rp50.000.000 per orang, hingga Rp300.000.000,-.

Besaran pinjaman itu, tergantung dari kesanggupan membayar si debitur dan besaran barang yang akan dijaminkan. “Setiap orang diperbolehkan untuk mengajukan pinjaman, dengan sukubunga pertahun sebesar 6,5%,” kata seorang pejabat di Dinas Koperasi dan UKM kota Batam. (Mat Sempot)

About Erwan Buntaro

Lihat Juga

Data Pertumbuhan Ekonomi Kepri Menggembirakan di Triwulan Pertama

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Lukita Dinarsyah Tuwo mengatakan, data pertumbuhan ekonomi Batam …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *