Home / Daerah / Batam / “Dugaan Korupsi” Proyek Pembangunan Sekolah Persiapan Smp 45 Batam

“Dugaan Korupsi” Proyek Pembangunan Sekolah Persiapan Smp 45 Batam

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Korupsi telah memasuki berbagai bidang dalam pemerintahan birokrasi, swasta, hukum, politik dan berbagai bidang yang memungkinkan terjadinya tindak pidana korupsi. Korupsi saat ini seperti penyakit tumor yang ganas yang telah menggerogoti tubuh manusia, sehingga, korupsi menjadi ancaman eksistensi dari negara Indonesia. Dunia pendidikan merupakan salah satu bidang yang memiliki porsi penganggaran yang cukup besar dari APBN dan APBD yaitu 20% sebagai amanat dari UUDNRI tahun 1945. Sehingga bidang pendidikan menjadi sebuah kue yang manis yang harus diperebutkan tikus dan semut-semut kecil untuk menikmatai kue yang besar ini.oleh karena itu, dalam bidang pendidikan telah terjadi korupsi yang sistematik dan sistemik. Walaupun korupsi dari tiap-tiap oknum kecil tetapi jika di akumulasi maka akan menjadi nilai yang sangat besar yang merugikan negara. Kerugian korupsi dalam bidang pendidikan bukan hanya tentang nominal anggaran yang dikorup tetapi berdampak langsung terhadap peserta didik karena menyebabkan menurunnya kualitas pendidikan bahkan pelanggaran HAM karena pendidikan merupakan Hak asasi Manusia (warga negara).

Seperti halnya yang terjadi pada Sekolah Persiapan SMP 45 Kavling Sei tering, Tg Sengkuang Kec, Batu Ampar Kota Batam,Prov Kepri, Menurut informasi yang kami himpun dilapangan Pembangunan gedung sekolah SMP 45 mendapatkan kucuran dana dari pusat sebesar 13,2 Milyar, Bangunan berbentuk leter U lantai 3 dan sebagai kontaraktor pembangunan tersebut  adalah PT Tiga Putri

Menurut penuturan narasumber yang berinisial M, turunnya dana anggaran 13,2 Milyar tersebut telah di publikasikan di depan komite sekolah, wali murid dan tokoh masyarakat, sekolah SMP 45 dibangun leter U tiga lantai pada tahun pembangunan 2013-2014 sekolah di prediksi selesai. Namun hingga kini pembangunan nampaknya tidak dilanjutkan, oleh pihak Kontraktor PT. Tiga Putri pembangunan hanya selesai leter L kira-kira menelan anggaran 4,5 Milyar masih ada satu blok lagi yang mesti di selesaikan, wali murid beserta tokoh masyarakat resah kapan diselesaikannya pembangunan sekolah ini? Kalau misalkan PT. Tiga Putri memakan anggaran 4,5 Milyar untuk pembangunan sekolah lantai 3 sampai leter L, kapan satu blok lagi di bangun dan kemana sisanya 8,7 milyar itu?

Baca Juga  Lagi-Lagi Uang Raib di Kepulauan Riau (Kepri)

TINDAK PIDANA KORUPSI

Pasal 2

  1. Setiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain yang suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan denda paling sedikit Rp. 200.000.000.00 (dua ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp. 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).
  2. Dalam hal tindak pidana korupsi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilakukan dalam keadaan tertentu pidana mati dapat dijatuhkan.

Tindak Pidana Korupsi Yang Dapat Ditangani Kpk

  1. Melibatkan aparat penegak hukum, penyelenggara negara, dan orang lain yang ada kaitannya dengan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh aparat penegak hukum atau penyelenggara negara;
  2. Mendapat perhatian yang meresahkan masyarakat; dan/atau,
  3. Menyangkut kerugian keuangan negara paling sedikit Rp1.000.000.000 (satu miliar rupiah).

 

About admin

Lihat Juga

Tujuh Kaligrafi Batam Lolos ke Final MTQ VII Kepri 2018

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Seluruh kaligrafi dari kafilah Kota Batam yang berjumlah tujuh kaligrafi, lolos menuju final …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *