Home / Daerah / Batam / Dua Investor China Langsung Tertarik Berinvestasi di Batam
Penandatanganan Letter of Intent

Dua Investor China Langsung Tertarik Berinvestasi di Batam

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Dua investor Cina langsung tertarik untuk investasi di Batam begitu mendengar penjelasan tentang kelebihan berinvestasi di Batam yang dilakukan Badan Pengusahaan (BP) Batam dan Kadin Kepri di negeri Tirai Bambu itu.

Dua perusahaan asing tersebut adalah Discovering Resources dan Xiamen King Shining Trading. Mereka pun sudah melakukan penandatanganan Letter of Intent (LoI) dengan Badan Pengusahaan (BP) Batam saat promosi investasi bersama Kadin Kepri dan Kawasan Industri Batam di Cina. Xiamen King Shining Trading menandatangani LoI dengan komitmen investasi sebesar USD$5 juta untuk tahap awal dan mampu menyerap tenaga kerja lokal sebanyak 150 orang.

Kasubdit Humas BP Batam, Taofan mengatakan, delegasi BP dan pengusaha dipimpin Anggota 2/Deputi Bidang Perencanaan dan Pembangunan BP Batam, Yusmar Anggaradinata dan Ketua Kadin Kepri, Ahmad Makruf Maulana.

”Jadi ini yang kedua. Dua hari lalu, penandatangan MoU antara Kadin Kepri dan Asosiasi Plastik di Cina, Discovering Resources,” kata Taofan, Minggu (22/4) mengatakan.

Diakuinya, saat presentasi BP Batam yang disampaikan Angga, kerja sama elemen-elemen penting di Batam terhadap investasi sangat diperlukan Batam. Saat presentasi selesai, perusahaan yang berasal dari Cina, Xiamen King Shining Trading menyatakan ketertarikannya.

”Jadi langsung menandatangani LoI dengan komitmen investasi sebesar USD$5 juta untuk tahap awal,” bebernya.

LiI ini ditandatangai Mr Fang Fuquan dari Xiamen King Shining Trading dan Yusmar Anggaradinata, disaksikan oleh Ketua Kadin Kepri sekaligus Presiden Direktur Wiraraja Group, Ahmad Makruf Maulana. Fang Fuquan dalam kesempatan ini menyatakan bahwa akan memulai usahanya beberapa bulan ke depan dan memilih Wiraraja Industrial Estated sebagai tempat usahanya di Batam. ”Rencana ke depannya, total investasi akan mencapai USD $ 20 juta dalam 2 tahun ke depan. Total karyawannya nanti, akan mencapai 500 orang,” imbuhnya.

Saat promosi dan investasi Batam ke Shanghai Cina, BP Batam bersama Kadin Kepri diberikan kesempatan menjadi pembicara pada event Cina Replast 2018. Even ini memang sangat tepat momentumnya dikarekan ratusan perusahaan plastik dipastikan akan hengkang keluar dari Cina.

Saat sesi itu, Angga memberikan penjelasan dengan topik, kesempatan berinvestasi di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam. Hadir pada kesempatan itu, lebih dari 500 pengusaha plastik di Cina dan juga delegasi-delegasi negara-negara lain. Terkait dengan akan direlokasinya usaha plastik dari China, Batam sebagai salah satu daerah yang akan menampung sebagian industri ini.

”Pasar ASEAN menjadi peluang dengan 640 juta jiwa bisa menjadi pasar perusahaan. Komitmen pemerintah pusat terhadap Batam sangat tinggi. Target Batam untuk tahun 2019 adalah pertumbuhan ekonomi di angka 7 persen,” jelasnya.

Menurutnya, Cina penting sebagai patner untuk tumbuh bersama-sama Batam. Dimana, melalui data investasi 2017, Cina merupakan negara kedua terbanyak jumlah proyek investasi di Batam dengan 8 perusahaan dan total investasi pada tahun 2017 sebesar USD $20,17 juta. Kemudahan-kemudahan investasi juga diberikan kepada investor seperti fasilitas I23J dan KILK.

”Beberapa insentif lain seperti fasilitas pajak di kawasan FTZ Batam dan fasilitas-fasilitas modern serta faktor keamanan dan kenyamanan,” bebernya.

Yusmar juga membahas secara khusus mengenai peluang industri plastik di Batam. Terutama dalam membangun sebuah ekosistem industri plastik dari hulu ke hilir di Batam. Dalam event ini juga langsung diikuti oleh Kawasan Industry Wiraraja Batam dan Kawasan Industri Tunas Batam.

”Keduanya siap menerima perusahaan-perusahaan Cina yang akan merelokasi usahanya ke Batam,” imbuh Taofan.

Perjalanan BP ke Cina dilakukan setelah perusahan perusahaan plastik akan keluar dari Cina, mengikuti kebijakan pemerintahnya. Sebagian dari perusahaan tersebut berencana merelokasi usahanya ke Batam. Diantara mereka, ada juga Discovering Resources. Discovering Resources menyatakan minatnya melalui penandatanganan Letter of Intent, akan berinvestasi di Batam sebesar USD $10 juta, dan Minggu depan delegasinya akan langsung meninjau lokasinya di Batam.

Saat penandatanganan tersebut yang lakukan oleh Jessie Gao, salah satu pimpinan Discovering Resources menyatakan akan segera memulai usahanya dalam 3 bulan ke depan, perusahaan ini akan menyerap sekitar 300 orang di Batam. Selain itu, Ketua Kadin Kepri Ahmad Makruf Maulana juga menandatangani MoU dengan Asosiasi China Plastic Association.

”MoU itu dimaksud untuk saling tukar menukar informasi usaha untuk mendukung investasi usaha di Batam,” imbuh Taofan.(mar-tpp)

 

About Sri Wahyudi

Freelancer, Jurnalis, Editor dan Grafis Designer di Hang Tuah News dan Hang Tuah Pos.

Lihat Juga

BPJS Ketenagakerjaan Job Fair Diikuti 30 Perusahaan Peserta

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menggelar Job Fair atau Bursa Kerja di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *