Home / Daerah / Batam / Disnakertrans Kepri Siap Membantu Seluruh Tenaga Kerja Terdaftar di BPJS Kesehatan
Kadisnakertrans Kepri, Tagor Napitupulu saat memberikan pemaparan di depan BU diacara FGD yang dilaksanakan BPJS Kesehatan, Jumat (6/4) di Hotel CK Tanjungpinang.

Disnakertrans Kepri Siap Membantu Seluruh Tenaga Kerja Terdaftar di BPJS Kesehatan

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Tanjungpinang – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kepri, Tagor Napitulu menuturkan, pemerintah pada prinsipnya mendukung agar setiap orang memiliki Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yaitu Kartu Indonesia Sehat (KIS). Pihaknya siap membantu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan cabang Tanjungpinang dan Batam, memastikan seluruh tenaga kerja terdaftar menjadi peserta.

Hal ini dikatakannya dalam acara Focus Group Discussion (FGD) kepatuhan Badan Usaha (BU) se Kepri sekaligus penandatanganan MoU antara BPJS Kesehatan dan Disnakertrans Kepri, di Hotel CK Tanjungpinang, Jumat (6/4).

Hadir beberapa perwakilan BU perwakilan Tanjungpinang dan Batam. Perwakilan Disnakertrans Kepri Sevi dan Kepala BPJS Kesehatan Tanjungpinang, dr Lenny Marlina serta jajarannya.

“Harus sama-sama di pahami, kami dari Disnakertrans bertugas menambah peserta. Melalui FGD dilaksanakan BPJS Kesehatan kita rumuskan kerja sama,” ujarnya kepada seluruh wartawan yang hadir dalam acara tersebut.

Ia menambahkan, terkait mekanisme pendaftaran peserta, pelayanan kesehatan serta lainnya menjadi kewenanganan penyelenggara yaitu BPJS Kesehatan dan stakeholder lainnya.

“Kami siap membantu menambah peserta dengan mengandeng BU. Memastikan seluruh tenaga kerja memiliki jaminan kesehatan maupun ketenagakerjaan,” ungkapnya.

Deputi Direksi BPJS Kesehatan wilayah Sumbangteng dan Jambi, Siswandi menuturkan, jumlah peserta khusus Kepri sudah 74 persen lebih. Ini membuktikan tingkat kepatuhan BU cukup baik, meskipun ada juga beberapa yang tak menuruti. Perlu kerja sama dengan Disnakertrans Kepri menindaklanjuti hal tersebut.

FGD merupakan implementasi Instruksi Presiden Nomor 8 tahun 2017 tentang optimalisasi program jaminan kesehatan. Salah satunya terkait kepatuhan pendataan pendaftaran karyawan menjadi peserta JKN-KIS.

“Serta Ipres tersebut juga menegaskan kepada seluruh kepala daerah mulai tingkat gubernur, wali kota dan bupati bahwa masyarakatnya menjadi pesertsa BPJS Kesehatan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, persentasi jumlah peserta di Kepri sudah hampir sama dengan nasional yaitu 75 persen. Ini juga lebih baik, bila dibandingkan persentasi untuk wilayah kerjanya masih di bawah rata-rata yaitu 63 persen. Ini meliputi tiga daerah lainnya, Sumbar, Jambi dan Riau.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan sinergi antara BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan dan Pengawas Disnaker dalam mengupayakan kepatuhan Badan Usaha dalam mendaftarkan dan membayarkan iuran karyawannya,” jelasnya. (dlp-tpp)

About Sri Wahyudi

Freelancer, Jurnalis, Editor dan Grafis Designer di Hang Tuah News dan Hang Tuah Pos.

Lihat Juga

Forum PLKP Kepri Berencana Membangkitkan Pariwisata Edukasi

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (PLKP) Provinsi Kepri akan membangkitkan pariwisata edukasi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *