Home / Daerah / Batam / Dilema Sosial Anak Penjual Koran Di Setiap Lampu Merah Batam

Dilema Sosial Anak Penjual Koran Di Setiap Lampu Merah Batam

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam  Kegiatan eksploitasi anak yang dipekerjakan sebagai penjual koran di simpang lampu merah mendapat sorotan tajam dari elemen masyarakat. Ketua LSM Barelang Yusril Koto mengatakan kegiatan ini mencerminkan  ketidakseriusan Pemerintah Kota Batam untuk melakukan penertiban dan pembinaan.

“Ini tidak terlepas dari perbuatan moral, karena mereka mendapatkan keuntungan finansial dengan mengalah menghalalkan segala cara, yakni manfaatkan anak dibawah umur,” ujarnya. Eksploitasi anak dibawah umur ini sudah berlangsung lama terorganisir secara baik, sehingga dibutukan waktu yang lama untuk bisa mengurainya.

Selama ini Dinas Sosial menganggap angin lalu dan tidak mempunyai kinerja, hanya bertindak kalau ada laporan, intinya hanya menunggu bola,” terangnya. Dia berharap Pemko Batam dan instansi terkait bisa menjalankan tupoksinya secara maksimal di lapangan, tanpa ada alasan yang terkesan bertele-tele. “Mereka ada anggaran untuk melakukan razia dan pembinaan,” tandasnya.

Dikatakan, melempemnya kinerja Pemko Batam dan kurangnya kepedulian dari Dinas Sosial merupakan penyakit mental yang harus segera di  perbaiki. “Kita sudah pernah telusuri anak-anak penjual koran tersebut, kalau malam ada mobil putih seperti L300 yang menjemputnya, banyak berasal dari Tanjung Uma,” bebernya.

Meski demikian, Yusril Koto mengatakan kedatangan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa ke kota Batam beberapa beberapa waktu lalu  berimbas terhadap penanganan masalah penyakit masyarakat, seperti permasalahan prostitusi berkedok panti pijat.

“Masalah sosial bukan itu saja, penertiban dan pembinaan gelandangan, pengemis anak jalanan dan eksploitasi anak juga harus di perhatikan,” tandasnya. Eksploitasi anak di bawah umur ini harus segera diselesaikan dan ditertibkan, karena Kota Batam merupakan salah satu destinasi favorit turis lokal maupun mancanegara. “Carilah yang lebih layak bekerja, mereka (anak-anak penjual koran) waktunya menuntut ilmu, hargailah dunia mereka,” tutupnya. (int/spd)

About admin

Lihat Juga

BPJS Ketenagakerjaan Job Fair Diikuti 30 Perusahaan Peserta

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menggelar Job Fair atau Bursa Kerja di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *